Surat dari Suryalaya: #EverydayIsAMatchday

Editorial

by Zen RS

Zen RS

Chief Editor Panditfootball.com

Surat dari Suryalaya: #EverydayIsAMatchday

Situs Pandit Football kembali memperbarui penampilannya. Bukan cuma tampilan, tapi juga komposisi isi. Semogalah pembaruan ini juga bedampak pada meningkatnya mutu. Situs Pandit Football beberapa kali mengalami perubahan. Saat pertama kali dirilis pada pertengahan 2013, website ini dibayangkan sebagai situs perusahaan yang berisi profil, scoope pekerjaan, portfolio dan partner kami. Kala itu kami masih sangat disibukkan oleh kerja sama dengan detiksport sebagai penyuplai konten-konten sub-kanal About the Game. Itu pekerjaan yang tidak ringan dan menyita waktu, salah satunya karena keterbatasan personalia.

Memasuki akhir 2013, muncul ide untuk menayangkan naskah-naskah yang dikirimkan ke detiksport di situs sendiri. Dari sanalah awal mula munculnya gagasan membuat sebuah situs sepakbola. Dari yang mulanya hanya memajang naskah-naskah detiksport, itu pun naskah yang sudah rilis minimal dua bulan sebelumnya, pelan-pelan kami mulai memproduksi naskah khusus untuk situs. Sejak awal 2013, situs ini bisa dibilang sudah bukan lagi sebagai situs portfolio perusahaan, melainkan sudah menjadi situs sepakbola.

Hanya saja, lagi-lagi karena keterbatasan personalia sementara pekerjaan sebagai penyuplai naskah untuk detiksport makin tinggi, situs belum terkelola dengan baik. Naskah-naskah yang diproduksi masih sangat sedikit, juga cenderung ringkas dan pendek. Kebanyakan hanya infografis, bahkan.

Menjelang Piala Dunia 2014, perubahan signifikan terjadi. Kami bukan hanya melakukan rekrutmen penulis baru, tapi juga mengubah tampilan. Sejak itulah situs ini mulai serius digarap. Kami tidak lagi memproduksi naskah-naskah pendek dan ringkas, tapi naskah-naskah yang lebih panjang. Jika sebelumnya ada di kisaran 250-300an kata, saat itu naskah-naskah dibuat menjadi lebih panjang. Antara di kisaran 600 kata hingga 1000an kata.

Perubahan itu berdampak signifikan. Bukan hanya secara kuantitas pengunjung, yang berdampak pada ranking situs kami di situs-situs analisa, melainkan juga posisi kami yang kian disimak dan didengar oleh para pecinta sepakbola di Indonesia. Pembaca kami kian berlimpah, kami juga mulai bisa menanamkan pengaruh. Bukan sekali dua kami mendapati portal-portal sepakbola merespons naskah-naskah yang kami buat dengan mengolah kembali, tentu dengan angle berbeda. Dari sanalah, jika diperbolehkan, bisalah kami mendaku sebagai situs sepakbola pertama yang fokus pada cerita dan analisis sepakbola. Pembaca tahu jika hendak mencari cerita dari sebuah pertandingan, atau cerita dari sebuah fenomena, situs kamilah yang bisa dikunjungi. Juga jika hendak mencari analisis dari pertandingan penting yang berlangsung pada malam hari sebelumnya.

Amatlah menyenangkan rasanya mengetahui ada pembaca yang menagih analisis pertandingan di malam sebelumnya. Bukankah dinantikan adalah pengalaman yang menyenangkan? Tentu saja pembaca yang berlimpah juga mendatangkan jumlah pembaca yang awas dengan lebih banyak. Kolom komentar tidak lagi diisi oleh semata pujian, tapi kritik-kritik yang mengomentari kesalahan atau kekeliruan. Konsekuensi yang tentu saja harus kami hadapi dan dengan itulah justru interaksi yang sehat antara para penulis dengan pembaca bisa ditumbuhkan. Dari sana muncul diskusi, debat, dan saling adu argumen yang tidak selalu berhasil kami menangkan. Juga keterbatasan yang sifatnya lebih teknis: performa situs.

Sejak pertengahan 2014 itu, menjelang Piala Dunia 2014, praktis kami tidak pernah melakukan apa pun untuk memperbaiki kinerja situs. Tampilan tidak berubah sama sekali. Kendati server sempat berpindah, juga dinaikkan kapasitasnya, tetap saja kinerja situs kami tidak terlalu signifikan perubahannya karena pengunjung yang terus bertambah. Di jam-jam tertentu, keluhan soal mengakses situs sering kami dapatkan. Tanpa dikeluhkan pun kami menyadarinya. Jangankan pembaca, penulis kami pun di jam-jam tertentu kadang mengalami kesulitan mengunggah sebuah naskah yang siap tayang.

Memasuki 2016 kami menyiapkan perubahan tampilan baru. Harapannya, tampilan yang baru ini akan meningkatkan kinerja situs kami. Bukan hanya agar lebih gampang diakses, tapi juga lebih nyaman untuk dibaca, lebih enak untuk melakukan penelusuran. Menelusuri situs itu penting karena sangat banyak naskah kami yang berwatak timeless, terus bisa dibaca kapan saja, walau naskah itu sudah ditulis setahun lalu sekali pun. Hingga kini, dalam angka rata-rata, 40% naskah yang diakses adalah naskah lama. Baik itu naskah kemarin, naskah dua hari lalu, seminggu lalu, sebulan lalu hingga tahun lalu. Tampilan baru itu juga disiapkan bersamaan dengan muatan-muatan situs yang berbeda.

Per 2016 ini, kami akan mulai serius menggarap muatan-muatan video. Dan itu sudah kami mulai dalam sebulan terakhir. Tidak gampang memproduksi video yang layak dari sisi teknis maupun isi, tapi tidak bisa tidak kami harus secepatnya belajar. Beberapa video yang sudah kami produksi, dan sudah terunggah, merupakan usaha kami untuk menyodorkan muatan situs yang lebih kaya.

Kini, pada sore hari 9 April 2016, tampilan baru itu sudah bisa dinikmati oleh para pembaca. Kami berharap para pembaca setia kami semakin betah dan kian nyaman menikmati naskah-naskah yang kami hasilkan. Kapan pun dan di mana pun para pembaca mengaksesnya. Sebab, seorang pecandu sepakbola tahu bahwa setiap waktu bisa sangat mungkin diisi dengan sepakbola, melalui teks-teks sepakbola yang bertebaran di belantara dunia digital. Internet memungkinkan setiap penggemar sepakbola menikmati sepakbola kapan saja. 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu. #EverydayIsAMatchday

Komentar