Font size:
Banyak yang terjadi antara penutupan Gameweek 3 dan Gameweek 4 dua pekan lalu. Transfer Deadline membuat banyak pemain baru masuk ke Premier League, atau pemain existed Premier League yang berganti kostum dan akan menjalani peran yang mungkin lebih potensial di klub barunya.
Selain itu juga ada international breaks, yang memberi dampak buruk karena banyak pemain andalan mengalami cedera, seperti Sturridge, Ramsey, Jovetic, dan Top Skor sementara: Diego Costa. Namun moment international breaks ini juga memberi kesempatan para pemain serta para FPL Manajer untuk memantau beberapa potensi di kancah FPL. Sehingga tak heran di gameweek 4 ini kami akan menyelipkan beberapa nama spekulatif pengisi bangku cadangan yang berpotensi mengejutkan serta menjadi faktor pembeda anda dari pesaing-pesaing anda di liga. Jadwal relative mudah yang akan dilakoni Manchester United, Chelsea, dan Liverpool juga membuat mereka menempatkan 2-3 pemainnya dalam tim unggulan kami. Pada gameweek kali ini kami akan menyarankan anda memakai formasi 3-4-3. PENJAGA GAWANG David De Gea (5.5) untuk pertama kalinya berhasil masuk dalam Starting XI. Kami prediksikan dia dapat mengulang back-to-back cleansheet saat menjamu QPR di Old Trafford. Pulihnya pengisi lini belakang Man United serta suntikan nama-nama baru di sektor pertahanan tentunya membuat tugas De Gea relative lebih mudah. QPR yang baru melesakkan satu gol hasil dari empat puluh enam tembakan (2.2%, terburuk di BPL) juga makin diragukan ketajamannya setelah kehilangan Loic Remy di penghujung transfer window tanpa berhasil mendatangkan penggantinya. PEMAIN BELAKANG Dua gol dan satu assist menunjukan betapa agresifnya Branislav Ivanovic (7.2) dalam skema permainan Chelesa. Ditambah lima bonus poin dan satu cleansheet membuat Ivanovic telah mengumpulkan 29 pts, jumlah yang sama yang di kumpukan oleh Siggurdsson yang sedang bersinar dan akan menjadi lawannya di Stamford Bridge. Melihat sepak terjang Swansea saat ini, kemungkinan Ivanovic mendapat poin cleansheet relatif lebih kecil dari biasanya saat dia bermain di Stamford Bridge, namun kami tetap mengharapkan pemain Serbia ini tetap mendulang attacking points. Keberhasilan Stoke City mencetak cleansheet di Etihad Stadium yang dikenal kejam pada tamu-tamunya tentu saja membuat kita mengharapkan lini belakang Stoke City dapat mencetak cleansheet lagi tatkala menjamu tim promosi Leicester City. Ryan Shawcross (5.6) masuk radar kami selain karena cukup mengancam gawang lawan, kelugasannya dalam bertahan juga berpotensi memberi bonus point. Shawcross sementara adalah pemain BPL dengan CBI (clearances, blocks, interceptions) terbanyak dengan 50 CBI. Fullback Stoke, Erik Pieters dan Phil Bardsley, juga layak anda pertimbangkan. Selain harganya lebih murah (5.0) juga tetap mempunya agresifitas yang tinggi. Untuk memberi keseimbangan pada budget, maka slot terakhir pemain belakang kami serahkan pada Martin Kelly (4.5) kami harapkan dapat menjadi pemain belakang murah berprestasi. Walau pertahanan Palace masih compang camping dan kebobolan delapan gol di tiga laga pembuka, namun menghadapi Burnley yang baru melesakkan satu gol, kami optimis Palace dapat mencetak cleansheet pertamanya musim ini di Selhurst Park. GELANDANG Dengan cederanya Sturridge, nampaknya Liverpool akan kembali bermain dengan satu striker dan Sterling menjadi bagian dari tiga gelandang serang yang menyokong Balotelli. Walau Liverpool bermain dengan satu atau dua penyerang dan menyebabkan posisinya bergeser, namun ancaman yang disebar Raheem Sterling (8.7) tidaklah berkurang. Sterling dapat berperan sebagai penyelesai maupun sebagai pencipta peluang. Delapan tembakan serta tujuh peluang telah di konversi menjadi dua gol dan satu assist dalam tiga laga BPL. Dan kita harapkan Sterling dapat menuai poin dalam upaya mengakhiri catatan bagus Aston Villa yang tak terkalahkan dalam tiga laga terakhir di Anfield. Gelandang andalan 40.7% para FPL Manajer sekaligus Top Assist sementara, Cesc Fabregas (9.3), otomatis masuk dalam Starting XI minggu ini. Tiga dari empat assist nya bahkan dicetak di saat bertandang, membuat tidak ada keraguan bagi Fabregas untuk kembali berprestasi saat Chelsea menjamu tim tamu yang sama sama belum terkalahkan, Swansea. Sebenarnya saat bermain di Stamford Bridge kami lebih memprioritaskan Eden Hazard yang saat ini peluang bermainnya hanya 75%. Jika anda berani mengambil resiko tinggi dengan harga yang lebih mahal, Hazard layak masuk dalam tim anda. Debut Angel Di Maria (9.5) di Premier League kala menghadapi Burnley tidaklah terlalu impresif secara statistik. Namun kita tidak dapat menutup mata pada fakta bahwa Di Maria menjadi otak serangan Argentina saat melakukan ‘balas dendam’ pada Jerman. Tiga assist dan satu gol cukup bagi kami untuk memberi kesempatan Di Maria membuktikan diri sebagai pemain termahal di Premier League serta pemain berlabel 9.5 di FPL. Wilfried Zaha (5.4) juga kami pilih dengan alasan yang sama seperti pemilian Martin Kelly: budget balancing. Tapi bukan sekedar budget, Zaha sendiri sudah membuat pernyataan saat melakukan debut melawan Newcastle dengan seragam Palace. Hanya bermain 28 menit, Zaha berhasil melepas empat tembakan, tiga di antaranya on target (75%) dan otomatis menyita hati pendukung Palace saat melesakkan gol penyeimbang di menit terakhir. Mario Balloteli (10.0) berbekal delapan belas gol dan delapan assist dari 41 laga bersama Milan musim lalu. Sedikit diuntungkan dengan cederanya Daniel Sturridge, Balotelli akan memimpin serangan Liverpool pada posisi terbaiknya, yakni menjadi Centre Forward. Debutnya tidak ditandai oleh gol, namun Balotelli berhasil melepas lima tembakan dalam waktu 61 menit bermain di White Hart Lane. Kita nantikan apa yang ia akan tuai dalam 90 menit debutnya di Anfield. Slot kedua di barisan penyerang kami percayakan pada Radamel Falcao (11.0). Segala statistik menunjukan betapa klinisnya Falcao dan kedatangannya tidak hanya memberi euphoria pada pendukung Manchester united, namun juga bagi para FPL Manajer. Iya, kami berharap banyak bahwa United akan menuai banyak gol saat menjamu Queens Park Rangers. Tapi perlu diingat, merekrut Falcao cukup beresiko tinggi mengingat ada kemungkinan dia belum di turunkan penuh, atau mungkin tidak diturunkan sama sekali. Nikica Jelavic (6.0) menjadi penyerang terakhir yang kami sertakan dalam tim Unggulan Pandit Football. Mencetak dua gol serta meraup tiga bonus poin dalam dua laga terakhir membuktikan ‘nyetelnya’ Jelavic dalam skema permainan Steve Bruce. Melawan West ham yang belum pernah cleansheet, sangat besar peluang Jelavic untuk kembali menuai poin. Walaupun kehadiran Abel Hernandez punya resiko memperkecil peluangnya membuat gol. Atau sebaliknya? CADANGAN Kedatangan Alex McCarthy (4.0) ke QPR dengan bandrol enam juta pounds nampaknya bukan menjadi penghangat bangku cadangan. Pemain yang sempat menyita perhatian saat memperagakan banyak penyelamatan gemilang saat berdiri di bawah gawang Reading di BPL musim 12/13 pun hanya di beri label 4.0. Jika demikian, McCarthy akan menjadi satu satunya kiper berharga 4.0 yang menjadi penjaga gawang utama, dan sangat cocok menjadi cadangan penjaga gawang. Patrick van Aanholt (4.5) masuk dalam radar kami karena agresifitasnya. Dalam tiga laga perdana, van Aanholt telah melepas empat tembakan, menciptakan empat peluang serta mencatat hasil satu assist. Menghadapi Spurs yang mungkin bermain tanpa Eric Dier dan Danny Rose bisa jadi van Aanholt menambah poin dari assist atau bahkan cleansheet. Rekrutan terbaru Soton, Sadio Mane (7.0), sudah memberi gambaran bagi para FPL Manajer saat dia mencetak dua gol bagi Senegal saat International Break. Di klub sebelumnya pun (Red Bull Salzburg), mane punya catatan impresif: 45 gol 32 assist dari 87 laga. Di Soton, sepertinya ia akan bermain di sisi kiri melengkapi front three bersama Pelle dan Tadic. Sayangnya Sadio Mane juga beresiko belum bisa diturunkan karena permasalahan izin kerja yang belum keluar Bangku cadangan terakhir kami berikan pada Danny Welbeck (7.0). Welbeck langsung di suguhkan barisan pertahanan Manchester City saat melakukan debut bagi Arsenal. Tapi dua gol ke gawang Swiss saat Euro Qualifier setidaknya memberi gambaran bagi publik Emirates bahwa Welbeck punya potensi yang tidak bisa keluar di Old Trafford. -Tim Scouting Pandit Football-