Cristiano Ronaldo Masih Dendam pada Koke

Berita

by Randy Aprialdi

Randy Aprialdi

Pemerhati kultur dan subkultur tribun sepakbola. Italian football enthusiast. Punk and madness from @Panditfootball. Wanna mad with me? please contact Randynteng@gmail.com or follow @Randynteng!

Cristiano Ronaldo Masih Dendam pada Koke

Cristiano Ronaldo dijadikan penyerang tengah pada formasi 4-3-3 Real Madrid ketika menghadapi Atletico Madrid di Stadion Vincente Calderon, Minggu (20/11). Perannya itu membuatnya memborong tiga gol pada pertandingan Derby Madrid tersebut. Gelontoran golnya tersebut membuatnya memecahkan rekor baru di kesebelasannya. Rekor pertamanya adalah memecahkan rekor tidak pernah menjebol gawang Atletico dari lima pertandingan terakhir di Stadion Vincente Calderon.

Raihannya itu juga membuatnya sebagai pencetak gol terbanyak Madrid sepanjang masa dengan 374 gol. Setelah mencetak tiga gol ke gawang Atletico, Ronaldo sudah melakukan 32 hat-trick di La Liga. Dalam rangkaian hat-trick itu jugalah Ronaldo melakukan perayaan gol yang baru. Ia merayakan gol kedua dengan berjongkong sambil berpikir. Asumsi mengatakan bahwa Ronaldo meniru patung Le Penseur (pemikir) karya Auguste Rodin, seniman asal Prancis.

Tapi di balik hingar bingar hat-trick Ronaldo, ada momentum yang tidak mengenakkan dirinya. Hal itu karena bersitegangnya Ronaldo dengan Koke, gelandang Ateltico. Keduanya bersitegang dengan menempelkan kening dan saling berbicara. Tersiar kabar bahwa Ronaldo tersinggung karena diejek waria oleh Koke, "Seorang waria dengan banyak uang," balas Ronaldo seperti yang dijelaskan radio Cadena Cope.

Ketegangan itu membuat Ronaldo mendapatkan kartu kuning. Padahal, ia belum pernah mendapatkan ganjaran itu selama 15 pertemuan dengan Atletico. Ronaldo pun mengejek Koke atas kekalahan darinya ketika final Liga Champions 2015/2016. Radio The Spanish pun mengklaim Ronaldo masih dendam atas ejekan Koke, "Jika kita saling melihat satu sama lain di Madrid, kita lihat apa yang akan saya lakukan," cetus Ronaldo.

Pertandingan itu memang ramai akan ejekan sampai pertandingan berakhir. Marcelo terlibat saling ejek dengan Juanfran, full-back kanan Atletico, di lorong pemain karena mengungkit kegagalannya mengeksekusi penalti pada final Liga Champions musim lalu itu, "Juanfran tidak akan bisa melakukannya ketika ia memiliki bola," ejek Marcelo.

Persaingan Derby Madrid memang semakin kentara sejak Atletico merebut juara La Liga 2013/2014. Kedua kesebelasan itu pun bertemu dua kali di final Liga Champions 2013/2014 dan 2015/2016. Liga Champions juga akan menjadi fokusnya Ronaldo dalam waktu dekat ini. Sebab ia akan bertandang ke mantan kesebelasannya, yaitu Sporting Lisbon di Stadion Jose Alvalade, Rabu (23/11) dini hari.

Sumber lain: Daily Mail.

Komentar