Font size:
Jika anda seorang pecinta komik animasi sepakbola Jepang berjudul Shoot, tentu tak asing dengan istilah knuckle shot. Knuckle shot ini adalah teknik tendangan andalan yang dimiliki Kiyotaka Hirose dari Kakekita dan Serizawa Naoshige dari Shimizu.
Hampir mirip dengan tendangan pisang (banana shot), namun jelas berbeda. Tendangan pisang sejak awal sudah membuat bola berbelok dan berganti arah. Sedangkan knuckle shot awalnya mengarahkann bola lurus ke depan. Lalu teknik knuckle membuat bola mampu berganti arah tiba-tiba dan menukik tajam di tengah jalan. Sebelum menukik, bola seolah bergerak menuju dua arah yang berbeda. Kenji Shiraishi, kiper Kakegawa, saat itu dibuat dua kali kebobolan oleh knuckle shot Hirose. Saat hendak menangkap, ia mengatakan "bolanya menghilang". Pada tendangan kedua, barulah knuckle tersebut disadari oleh para pemain Kakegawa
Tentang teknik-teknik tendangan bebas, simak beberapa cerita dan ulasannya: Apakah Tendangan Bebas Tanpa Menunggu Peluit Wasit Dibolehkan? Rahasia Tendangan Bebas Ala Andrea Pirlo Trik Baru: Diving Saat Melakukan Tendangan Bebas Lewat Bola Mati, Calhanoglu Tebar Ancaman Lahirnya Tendangan Pisang Ala Roberto Carlos Bola-bola Mati AtletiIni disebut knuckle shot karena terjadi efek knuckle (bola bergoyang di udara) ketika bola melayang. Ada dua hal yang terjadi. Pertama, fenomena vertikal yang mana bola terjatuh lebih cepat dari yang semestinya. Bola yang meluncur mendadak jatuh beberapa senti seakan yang menekannya dari atas. Kedua, terjadi fenomena di bidang horizontal ketika bola yang berkelok ke kanan dan ke kiri. Inilah yang mengakibatkan bola seperti berbelok beberapa kali. Untuk melakukan itu bukanlah semata perkara seberapa kuat sepakan yang harus dilakukan, melainkan persoalan menendang bola di titik yang tepat. Bola mesti tepat ditendang di bagian tengah bola dengan punggung kaki. Tentunya sasaran titik tendangan di tengah ini tidak boleh meleset. Selanjutnya, setelah punggung kaki menyentuh bola, ayunan kaki mesti selekasnya di-stop. Kaki tak boleh mengayun mengikuti gerak bola. Ini penting dilakukan untuk memperpendek durasi kontak kaki dengan bola agar efek yang dihasilkan bisa semakin kuat. Secara teori sepertinya mudah, akan tetapi secara praktiknya agak sulit. Terkadang kita tidak menyadari di mana titik bola yang harus ditendang. Agak lebih mudah jika dilakukan dalam situasi bola mati atau tendangan bebas. Akan menjadi lebih sulit dalam situasi open play. Cristiano Ronaldo merupakan salah seorang pemain yang terhitung fasih menggunakan teknik knuckle ini. Dengan fasih pemain Real Madrid itu mampu membuat putaran bola hanya dalam jangka 0,5-1 perdetik saja. Sedangkan bagi kiper, untuk menghentikan knuckle shot diperlukan pandangan yang tajam. Bagaimana mata pintar membaca laju dan arah si kulit bundar. Terkadang untuk menahan knuckle shot, para penjaga gawang sering terpengaruh ayunan bola atau gerak bola. Jangan terlalu terpengaruh oleh ayunannya, tetap tenang dan berani mengambil keputusan. Terlambat sedikit mengambil keputusan bisa berakibat fatal. Seorang Kenji Shiraishi pada akhirnya mampu menghentikan knuckle shots dari Hirose. Kenji melakukannya justru ketika lawan mengambil tendangan bebas yang tidak dihalangi pagar betis. Pada awalnyanya, Kenji sempat terkecoh oleh gerak bola, tapi si kulit bundar yang berbelok arah bisa dimentahkan oleh kakinya.