Kategori: PanditSharing

Gulir ke bawah untuk selengkapnya

Tic-Tac-Toe Menuju Sukses Timnas Indonesia Bersama John Herdman

Ibarat permainan Tic-Tac-Toe, arah langkah kesuksesan timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman tidak bisa dibangun dari hasil pertandingan.

Ujian Terberat Persib di Putaran Kedua Super League

Putaran kedua Super League akan menjadi cermin sejati ambisi Persib. Apakah mereka sekadar kuat di paruh musim, atau benar-benar siap menorehkan tinta emas dalam buku sejarah sepak bola Indonesia.

Desire Doue Bersinar dengan Cara yang Tepat

Di sebuah kota indah bernama Angers yang dibelah oleh aliran sungai Maine, lahir seorang anak yang kelak menjadi jawaban dari doa dan ikhtiar panjang tak berujung sebuah klub asal Paris.

Lumumba, Ikon Kebangkitan Pan-Afrikanisme di Piala Afrika

Secara tidak langsung, kematian Lumumba berkontribusi pada meningkatnya kekuatan Pan-Afrikanisme di sepak bola, khususnya di penyelenggaraan Piala Afrika.

Ketidakjelasan Peran dan Tugas Jordi Cruyff di PSSI

Masalahnya, Cruyff ditengarai menjalankan posisi ini hanya sebagai pekerjaan sampingan lantaran tidak menetap di Indonesia. Hal ini tentu tidak cukup untuk mengambil gambaran teknis dan perbaikan yang mesti dilakukan terhadap pengembangan sepakbola Indone

Bandung Berhenti Sejenak, Mengukir Sejarah dalam Budaya Sepak Bola

Persib Bandung yang menjejakkan sejarah di babak 16 besar ACL Two, berpadu dengan atmosfer Kota Bandung malam itu, menjadi alasan yang membuat saya sepakat dengan Perunggu, Bandung kan selalu memiliki alasan untuk memelukmu.

Peran Captain Tsubasa dalam Kemajuan Sepak Bola Jepang

Banyak pemain Jepang era 1980 sampai 1990-an yang mengaku terinspirasi oleh Captain Tsubasa. Bahkan, angkatan timnas Jepang yang pertama kali menjuarai Piala Asia (1992) dan lolos ke Piala Dunia pertama kalinya (1998), adalah generasi yang tumbuh bersama

PSIS Semarang Terjebak Opera Sabun Sepak Bola

Ada satu hal yang tidak benar-benar hilang dari PSIS Semarang. Ia adalah drama, bak opera sabun yang kadang begitu absurd sampai-sampai para suporter lebih fasih membahas urusan saham dan politik lokal dibanding performa tim.

Menikmati Surabaya Sebagai Rumah Sepak Bola Indonesia

Mencintai Surabaya tidak harus melulu dari kacamata sepak bola. Namun, Surabaya selalu mencintai dunia sepak bola seutuhnya tanpa memandang suku, agama, dan ras.

Transformasi Uilliam Barros yang Membungkam Keraguan

Secara postur dan perawakan, Ulliam Barros memang terlihat tidak cukup menakutkan buat bek lawan. Dia bukan tipe striker yang sangar, berotot, atau terlihat mematikan di kotak penalti.

Ingin menulis di PanditFootball.com? Kirimkan tulisanmu ke:

sharingpandit@gmail.com

1. Lengkapi dengan biodata singkat (nama lengkap, alamat, dan pekerjaan) dan akun Twitter di bawah tulisan.

2. Minimal 650 kata, ditulis pada file Ms Word.

3. Tulisan belum pernah dipublikasikan di media apapun (blog, website, forum, dll).

4. Tambahkan alamat lengkap dan nomor HP (tidak untuk dipublikasikan).

5. Jika tidak ada balasan atau belum dimuat dalam 3 hari, berarti mohon maaf naskah anda belum dapat kami publikasi.