Profil Penulis

Gulir ke bawah untuk selengkapnya

Pandit Sharing

  • @panditsharing
  • 696Artikel

Tentang

Ingin menulis di PanditFootball.com? Kirimkan ke sharingpandit@gmail.com 1. Lengkapi dengan biodata singkat dan akun Twitter di bawah tulisan 2. Minimal 900 kata, ditulis pada file Ms. Word 3. Tulisan belum pernah dipublikasikan di media apapun (blog, website, forum, dll) 4. Tambahkan alamat lengkap dan nomor HP (tidak dipublikasikan)

Meneladani Keistimewaan Kultur Suporter Daerah Istimewa Yogyakarta

Rentetan kejadian bentrok antarsuporter sepanjang Oktober 2026 mempertegas rapuhnya rantai perdamaian sekaligus mendesak pencinta sepak bola tanah air meredefinisi makna rivalitas.

Target dan Rencana Indonesia Sebenarnya Apa, Sih?

Kenapa kita, sebagai suporter, hampir enggak pernah tahu target sesungguhnya timnas Indonesia di setiap kompetisi? Dan ketidakjelasan ini, menurut saya, menyentuh sampai ke grassroot.

Manchester United Yang Dahulu Raja, Sekarang Merana

Setelah delapan pertandingan tanpa kemenangan, Setan Merah akan tandang ke markas Chelsea. Apa mungkin pertandingan itu akan menjadi penentu nasib Michael Carrick?

Pengurangan Poin Tidak Cukup Putus Rantai Kekerasan Suporter

Sepak bola pada hakikatnya adalah perayaan kemanusiaan, sebuah ruang tempat ribuan orang berkumpul, merayakan impian, dan merawat kebahagiaan di tribun stadion.

Menanti Konsistensi PSSI dan I.League Lewat League Cup

Bagi klub-klub kasta teratas, ajang League Cup seperti ini menjadi laboratorium ideal untuk merotasi skuad dan memberi jam terbang kepada pemain muda.

Tidak Ada Pesta Untuk Nilmaizar

Pascapemecatan, sulit membayangkan Nilmaizar ikut larut dalam euforia kemenangan Timnas Indonesia. Ia mungkin justru mempertanyakan keputusan manajemen.

Peristiwa Kanjuruhan: Monumen Strategis Menghilangkan Kultur Kekerasan Suporter

Sudah empat tahun Kekerasan Struktural Kanjurahan berlalu. Saya lebih suka menggunakan peristiwa yang terjadi di Kanjuruhan sebagai kekerasan struktural.

John Herdman Bukan Pelatih Miskin Taktik

Gelar juara FIFA ASEAN Cup membuat masyarakat bangga dan berterima kasih kepada para pemain. Satu nama lagi tak luput dari apresiasi, yakni sang nakhoda timnas, John Herdman.

Setelah Indonesia Merajai Asia Tenggara, Lalu Apa Lagi?

Pertanyaan di benak rakyat Indonesia: Jika lawan Thailand yang hanya dengan 10 orang saja sulit menang di waktu normal, bagaimana nanti menghadapi Piala Asia 2027?

Padatnya Jadwal Persib: Pemulihan, Ambisi, dan Tanggung Jawab

Bagi Bobotoh, banyaknya pertandingan tentu menghadirkan antusiasme tersendiri. Akan tetapi, tidak demikian dari sudut pandang pemain.