Betapa Seriusnya Cedera Kepala di Sepakbola

Berita

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Betapa Seriusnya Cedera Kepala di Sepakbola

Piala Dunia memang dapat diandalkan sebagai ajang uji coba peraturan baru. Selain cat semprot dan teknologi garis gawang, ada fenomena lain yang mewarnai ajang akbar empat tahunan tersebut: cedera kepala.

Liga Inggris secara resmi mengeluarkan aturan di mana pemain yang mengalami cedera kepala harus segera ditandu keluar lapangan. Hanya dokter tim yang berwenang memutuskan apakah ia masih akan lanjut bermain atau tidak. Staf kepelatihan tidak bisa melakukan intervensi. Selain itu, tim tuan rumah mesti menyediakan dokter tunnel atau dokter dari pihak ketiga yang netral untuk membantu kinerja dokter tim.

FIFA pun disebut-sebut terinspirasi lewat aturan yang digagas Federasi Sepakbola Inggris, FA. Namun, ide tersebut mendapat kritik dari sejumlah insan sepakbola Liga Amerika, MLS.

Ketua Penanganan Medis MLS beranggapan dokter tim saja sudah cukup untuk dipercayai. Protokol keamanan FIFA yang masih disusun menyatakan ketika pemain diduga mengalami gegar otak, wasit mesti menghentikan pertandingan selama tiga menit, sembari mempersilakan dokter tim membuat penilaian di lapangan soal pemain tersebut. Dalam protokol tersebut, hanya wasit yang berhak bicara dengan wasit mengenai nasib sang pemain.

Namun, sejumlah pihak merasa perlu untuk menempatkan tim medis yang netral sebagai pemberi keputusan akhir. Karena bisa saja dokter tim dipengaruhi oleh kebutuhan tim.

Koordinator Medis MLS, John Galluci, berkata pada Reuters bahwa dokter tim tidak akan membahayakan karir mereka dengan menempatkan keputusan yang salah.

“Aku pikir ada sejumlah tenaga medis profesional di luar sana yang akan mendapatkan lisensi mereka dengan berkata bahwa seorang atlet tidak cedera dan mempersilakannya kembali bermain,” kata Galluci, “Aku pikir tidak masalah berapa banyak uang yang kau bayarkan, tapi tak akan ada seorangpun yang mau kehilangan mata pencahariannya.”

Ia berpandangan, dokter sebagai tenaga medis memiliki etika profesi yang mesti mereka jalani.

Masalah yang terjadi di Piala Dunia 2014 dan sejumlah insiden di Liga Inggris membuat cedera kepala yang mengakibatkan gegar otak, mendapat perhatian luas.

Gallucci sendiri menganggap cedera kepala yang terjadi di sepakbola dan American Football jelas berbeda. Ia mengandaikan di NFL ada dua mobil yang saling adu sama lain. Mereka memiliki tujuan yang sama dan siap jika mendapatkan guncangan yang sama.

“Di sepakbola, ya, tabrakan sering terjadi, tapi terjadi karena tidak disengaja,” kata Gallucci.

Ia pun meyakinkan bahwa hal paling penting dari cedera kepala adalah trauma pada otak. Karena cedera yang mengakibatkan gegar otak berarti mencederai otak itu sendiri.

Cedera otak merupakan cedera serius karena bukan hanya dapat merenggut karir pemain, tapi juga dapat membunuh sang pemain.

Sumber gambar: espn.go.com

Sumber tulisan: yahoosports

Komentar