Pemerintah Cina akan Masukan Sepakbola pada Kurikulum di Sekolah

Berita

by Abimanyu Bimantoro

Abimanyu Bimantoro

Football Analyst | Promising Sports Brand Strategist | Liverpool #YNWA

Pemerintah Cina akan Masukan Sepakbola pada Kurikulum di Sekolah

Cina memang bukan negara yang memiliki tim nasional sepakbola yang baik. Jangankan di level dunia, pada level Asia pun mereka belum bisa berbuat banyak. Mereka hanya pernah satu kali berpartisipasi pada Piala Dunia saat tahun 2002. Selain itu, tidak sekalipun mereka mampu lolos ke kompetisi sepakbola paling bergengsi di dunia tersebut.

Hampir tidak ada pemain asal Cina yang mampu berbicara di kancah dunia. Mungkin kita hanya sempat mendengar nama Dong Fangzhuo. Pemain kelahiran tahun 1985 ini sempat dikontrak oleh Manchester United pada tahun 2004. Meski beberapa pihak menganggap United mengontrak Dong Fangzhuo hanya untuk keperluan bisnis.

Selain Dong Fangzhuo praktis tidak ada lagi pemain asal Cina yang terdengar di dunia persepakbolaan. Maka dari sini timbul pertanyaan mengapa Cina tidak bisa menghasilkan pemain sepakbola berkualitas? Dengan predikat sebagai negara berpenduduk terbesar di dunia, bagaimana bisa Cina tidak melahirkan 1 atau 2 manusia dengan kemampuan sepakbola tingkat dunia? Pertanyaan yang sebenarnya juga sering beredar di Indonesia.

Melihat kondisi ini pemerintah Cina mulai bergerak untuk lebih serius mengurus sepakbola di negaranya. Sepakbola telah menjadi salah satu olahraga populer di Cina, maka pemerintah Cina juga ingin Cina mampu berprestasi di sepakbola.

Beberapa waktu lalu dikabarkan bahwa Cina telah membangun sekolah sepakbola terbesar di dunia. Lebih dari 50 lapangan sepakbola dibangun dalam satu lokasi untuk menampung lebih dari 2.400 siswa. Tidak kurang dari £4,6 Milyar dikeluarkan pemerintah Cina untuk membangun fasilitas yang spektakuler ini.

Dan ternyata, keseriusan pemerintah Cina untuk memajukan sepakbola di negaranya tidak berhenti sampai disitu. Baru-baru ini dikabarkan pemerintah Cina berencana memasukan sepakbola ke dalam kurikulum sekolah. Sepakbola akan menjadi salah satu materi wajib di seluruh sekolah di Cina.

Pada tanggal 27 November lalu, salah satu staf dari kementrian pendidikan Cina, Wang Dengfeng, mengatakan bahwa untuk meningkatkan standar sepakbola Cina harus dimulai dari anak-anak. Pada tahun 2017 nanti, akan dibangun lapangan sepakbola baru pada sekitar 20.000 sekolah yang ada di Cina. Dari situ diharapkan akan lahir 100.000 pemain sepakbola baru yang diharapkan bisa menjadi pemain masa depan Cina.

Bahkan, direncanakan pada tahun 2016 nanti, seorang anak bisa masuk ke perguruan tinggi negri dengan melewati tes kemampuan bermain sepakbola. Hal ini dilakukan untuk membuat para orang tua tidak terlalu khawatir ketika melihat anaknya banyak menghabiskan waktu untuk berlatih sepakbola saat mereka sekolah dasar maupun sekolah menengah.

Sebelumnya Cina telah lebih dulu mendatangkan salah satu pelatih usia muda kelas dunia, Tom Byer. Pelatih berkebangsaan Amerika Serikat ini menjadi salah satu konsultan yang ditunjuk pemerintah Cina untuk mengembangkan pembinaan sepakbola di Cina. Melihat hal ini pun Byer sangat optimis soal perkembangan sepakbola di Cina. Jika konsisten seperti ini Cina akan segera menjadi kekuatan besar di dunia persepakbolaan dunia.

Komentar