Piala AFF Bukan Lagi Level Suporter Thailand

Berita

by Sandy Firdaus 46414

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Piala AFF Bukan Lagi Level Suporter Thailand

Thailand tidak diragukan lagi adalah raja sepakbola di Asia Tenggara saat ini. Di antara tim Asia Tenggara yang lain, Thailand masih mampu bertahan dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2018 Rusia. Meski sekarang berada di peringkat paling buncit, prestasi mereka ketika mampu menahan Australia 2-2 di Stadion Rajamangala adalah prestasi tersendiri.

Namun di sisi lain, berkembang pesatnya Thailand dalam bidang sepakbola, secara tidak langsung menciptakan sebuah ketimpangan antara Thailand dengan negara-negara Asia Tenggara yang lain dalam bidang yang sama. Hal ini berimbas kepada euforia masyarakat Thailand dalam menyambut gelaran Piala AFF 2016.

"Media-media Thailand memang tidak terlalu banyak memberitakan tentang Piala AFF 2016. Media lebih suka memberitakan kiprah Thailand dalam kualifikasi Piala Dunia 2018," ujar Chananan Samahito, asisten koordinator dari Sports Authority of Thailand (sejenis Komite Olimpiade Indonesia, KOI) ketika dihubungi PanditFootball.com.

Chananan yang juga pernah menimba ilmu di Colorade State University ini mengutarakan bahwa faktor Thailand yang pernah menjadi juara Piala AFF, serta meninggalnya raja Bhumibol Adulyadej, membuat animo masyarakat terhadap Piala AFF ini tidak sekencang di kualifikasi Piala Dunia 2018.

"Kami pernah menjuarai Piala AFF pada 2014 lalu. selain itu kematian sang raja (Bhumibol Adulyadej) serta timnas yang masih tampil dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 membuat perhatian masyarakat terbelah, dan animo terhadap Piala AFF 2016 ini berkurang, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

Baca Juga: Peduli Amat Dengan Piala AFF!

Namun itu bukan berarti masyarakat Thailand tidak memiliki rasa dan semangat untuk mendukung timnasnya. Meski ketertarikan mereka terhadap Piala AFF mulai berkurang (juga karena kualitas timnas dan liganya yang semakin membaik) nyatanya animo mereka dalam mendukung timnas masih besar.

Ini terlihat dalam laga semifinal leg kedua Piala AFF 2016 ketika Thailand menjamu Myanmar. Penonton begitu penuh memadati Stadion Rajamangala. Mereka mendukung timnas, meski sebenarnya mereka juga tidak terlalu tertarik akan Piala AFF 2016. Chananan mengujarkan, bahwa ini juga tak lepas dari pengaruh yang sudah ditularkan oleh timnas Thailand kepada masyarakat.

"Memang masyarakat sudah tidak tertarik pada Piala AFF, karena masyarakat percaya bahwa Thailand akan kembali memenangkan turnamen ini. Perihal tentang penuhnya stadion, itu hanya bentuk dari kecintaan masyarakat akan timnas. Mereka senang melihat timnas bermain," ungkap Chananan.

"Karena penampilan timnas Thailand yang bagus, mereka sekarang sudah dipuja seperti halnya selebriti oleh para suporter. Mereka menonton timnas Thailand seperti halnya mereka menonton film. Ada emosi yang secara dinamis dipertontonkan dalam permainan timnas. Itulah yang membuat masyarakat masih berbondong-bondong datang ke stadion. Mereka hanya ingin mendukung timnas saja," tambahnya.

Komentar