Font size: 15px12px
Tak sedikit pendukung Liverpool yang sangat terpukul atas kekalahan kesebelasan kesayangannya saat menghadapi sang rival, Manchester United. Kekalahan Liverpool kala itu menyisakan luka tersendiri yang rasanya cukup mendalam.
Tidak hanya membuat mereka harus mengakhiri 13 pertandingan tanpa kekalahan di Liga Primer, aksi ’40 detik’ Gerrard pun menjadi puncak dari drama pada malam itu. Liverpudlian –sebutan untuk pendukung Liverpool- pun semakin ‘tersiksa’ setelah laga ini berakhir. Gerrard, pemain yang begitu mereka banggakan, dihujani olokan oleh pendukung rival. Namun, para pendukung Liverpool tak berdaya. Kenyataan pahit memang harus mereka telan bulat-bulat. Liverpool tak bisa mengalahkan Manchester United pada musim ini. Dan Gerrard yang harusnya menjadi pahlawan mereka, kembali tak menggunakan otaknya sehingga melakukan tindakan ceroboh. Beruntung bagi mereka, seminggu setelah laga tersebut, atau tepatnya pada Minggu, 29 Maret 2015, mereka mendapatkan obat pereda kekesalan. Obat itu bernama pertandingan amal Liverpool FC Foundation yang berlangsung di Stadion Anfield. [caption id="attachment_175247" align="alignnone" width="600"]
Mario Balotelli scores from 25 yards. Decent Strike. Gerrard XI 0-1 Carragher XI pic.twitter.com/r2roDJ5cgX
— Just Football (@JustFutball) March 29, 2015
Meski hanya bertajuk pertandingan amal, tentunya gol ini sedikit banyak menuntaskan kerinduan para pendukung Liverpool pada gol Balotelli. Terakhir kali Super Mario membobol gawang sendiri terjadi pada 20 Februari lalu, saat eksekusi penaltinya sukses menaklukkan kiper Beskitas.
Balotelli sendiri sebenarnya bukan tanpa upaya untuk selalu menciptakan gol pada setiap pertandingan yang ia jalani. Balotelli saat ini bukan lagi Balotelli yang pemalas. Gerrard pun pernah berkata bahwa pemain kelahiran Palermo ini selalu berlatih dengan keras pada setiap sesi latihan Liverpool.
Karenanya, gol ini sedikit mengobati kerinduan para pendukung Liverpool yang menanti gol Balotelli, juga bagi Balotelli sendiri yang akhirnya bisa menyenangkan para pendukung Liverpool.
Baca juga: Mengapa Balotelli Terbaik dan Messi Buruk Soal Urusan Tendangan PenaltiMenyaksikan Duet Suarez-Torres Selain eks pemain Liverpool, laga ini pun menampilkan sejumlah bintang Liga Primer. Tak hanya Drogba, pemain seperti John Terry, Kevin Nolan, bahkan eks penyerang Arsenal, Thierry Henry, ikut ambil bagian pada laga ini. Para pendukung Liverpool pun disuguhkan penampilan yang menghibur dari para pemain rival ini, di mana Drogba mencetak gol kedua bagi Carragher XI. Henry yang telah memutuskan untuk gantung sepatu, beberapa kali unjuk gigi dengan memperlihatkan trik-triknya saat menguasai bola.
LEGEND Thierry Henry https://t.co/eFRDIlZI14 — World Football Feed (@transfer_wfng) March 29, 2015
Henry, meski selama berkiprah di Liga Primer hanya membela Arsenal, tak memungkiri kekagumannya atas para pendukung Liverpool. “Saya senang ketika saya berada di ruang ganti, lalu saya melihat The Kop, syal, dan mendengar nyanyian ‘You’ll never walk alone’.”
Tapi tak ada yang lebih menyenangkan bagi hati para pendukung Liverpool ketika kembali menyaksikan para pemain favorit mereka seperti, Xabi Alonso, John Arne Riise, Dirk Kuyt, Luis Garcia, Harry Kewell, Craig Bellamy, Pepe Reina, Alvaro Arbeloa, Luis Suarez, dan Fernando Torres kembali bermain di Anfield. Bahkan mereka bisa menyaksikan dua mantan penyerang terbaik mereka, Suarez-Torres, bermain di kesebelasan yang sama.
Baca juga: Merindukan Luis SuarezSuarez yang hengkang ke Barcelona pada musim panas lalu dan untuk pertama kalinya kembali bermain di Anfield, bermain pada 45 menit babak kedua. Pun begitu dengan Torres yang selama babak pertama hanya menonton dari bangku cadangan. Menyaksikan duet ini, para pendukung Liverpool pun semakin bergemuruh. Meski keduanya tak berhasil mencetak gol pada laga ini, keduanya berperan besar atas gol penyama kedudukan Gerrard XI. Pada menit ke-68, Gerrard XI kembali mendapatkan tendangan penalti setelah Suarez dijatuhkan Carragher. Seperti eksekusi pada tendangan penalti pertama, tendangan penalti kedua yang kembali dieksekusi Gerrard ini pun berhasil mengelabui Pepe Reina. Setelah berhasil mencetak gol, para pemain Gerrard XI pun menghampiri sang kapten, tak terkecuali Torres dan Suarez. Pemandangan inilah yang cukup menyejukkan para pendukung Liverpool. Torres, Suarez, dan Gerrard merayakan gol bersama. [caption id="attachment_175250" align="alignnone" width="1024"]

