Datang, Beraksi, dan Pergi ala Eric Cantona
24 May 2019Meski bukan berasal dari Inggris, Eric Cantona adalah representasi yang pas untuk sepakbola Inggris, lebih dari pemain Inggris manapun. Julukan King Eric akan selalu melekat kepada dirinya.
Meski bukan berasal dari Inggris, Eric Cantona adalah representasi yang pas untuk sepakbola Inggris, lebih dari pemain Inggris manapun. Julukan King Eric akan selalu melekat kepada dirinya.
Manusia selalu memiliki harapan untuk lebih baik dari tahun ke tahun. Manusia menyusun harapan saat pergantian tahun, sementara klub sepakbola merajut harapannya di jendela transfer.
Masih ingat dengan tendangan kung fu yang dilakukan Eric Cantona pada suporter? Malam tadi, Kamis...
Sebelum film terakhir, barangkali tidak ada satupun penggemar film Harry Poter yang mengidolakan Profesor Severus Snape. Bagaimana tidak? Ia adalah sosok yang dingin dan misterius. Terlebih, ia kerap berperilaku kasar kepada Harry.
Ada beberapa cerita menarik dari buku terbaru Sir Alex Ferguson yang berjudul “Leading,” di antaranya mengenai gaji Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo, Ryan Giggs, David Moyes yang bukan menjadi pilihan utamanya, sampai ia yang hampir bergabung dengan Inter
Julukan “Si Bengal” tampaknya memang sangat pas jika dialamatkan pada sosok Éric Daniel Pierre...
25 Januari 1995, tepat 20 tahun pada hari ini, sebuah insiden yang akan dikenang sebagai salah satu momen heboh Liga Inggris terjadi. Eric Cantona melakukan aksi legendaris (yeah, banyak orang menyebut itu sebagai "aksi tak terpuji"): menendang
Penculikan dapat terjadi kepada siapa saja. Apapun alasan dibaliknya, penculikan adalah aksi pelanggaran hak asasi manusia. Berikut adalah beberapa kisah mengenai para pemain sepakbola yang diculik.
Legenda Manchester United, Eric Cantona, buka suara terkait tragedi penembakkan kantor redaksi Charlie Hebdo. Menurutnya apa yang terjadi saat ini bukanlah alasan untuk menyerang Islam. Fanatisme ada di mana-mana tapi hanya ada dalam diri segelintir orang