Musim baru, drama baru. Gameweek 1 Fantasy Premier League (FPL) 2026/27 akhirnya tiba, dan seperti biasa, deadline-nya datang di waktu yang paling menyiksa buat manajer Indonesia, Sabtu dini hari, pukul 00:30 WIB. Musim ini terasa berbeda. Mohamed Salah, ikon FPL selama hampir satu dekade, sudah tidak lagi jadi opsi setelah hijrah ke Trabzonspor. Status pemain termahal untuk musim ini sah menjadi milik Erling Haaland.
Di tengah gempuran informasi pramusim, godaan hype pemain baru, dan tekanan menyusun tim dalam waktu terbatas, seperti biasa Pandit Football mencoba menyaring semuanya jadi satu draf scout picks yang berpijak pada data: performa pramusim, jadwal pertandingan, harga, hingga rekam jejak historis di gameweek-gameweek pembuka.
Goalkeeper
Bart Verbruggen (Brighton, £4.5m) -- Bart Verbruggen salah satu kiper £4.5m paling populer musim ini. Alasannya jelas: Brighton menghadapi Aston Villa (H), Leeds (H), dan Coventry (A) dalam tiga dari empat laga pembuka, memberi Verbruggen peluang besar memulai musim dengan clean sheet.
Dibanding opsi premium seperti David Raya (£6.0m), memilih Verbruggen sekaligus menghemat £1.5m yang bisa dialihkan ke lini serang tanpa kehilangan banyak potensi poin dan cocok untuk strategi "set and forget" di posisi kiper.
Defender
Gabriel Magalhães (Arsenal, £8.0m) -- Gabriel dipatok £8.0m untuk musim 2026/27, berkat raihan 209 poin pada musim lalu. Meski harganya adalah yang termahal di antara defender lain, Gabriel merupakan aset esential. Kemenangan meyakinkan Arsenal 3-0 atas Manchester City di Community Shield menunjukkan fondasi pertahanan tetap solid meski William Saliba absen akibat cedera.
Lawan GW1 mereka, Coventry City, adalah tim promosi Coventry City. Kombinasi lawan terlemah di pekan pembuka plus rekam jejak Arsenal sebagai tim dengan pertahanan terbaik liga membuat Gabriel jadi pilihan hampir wajib bagi setiap manajer.
Cristhian Mosquera (Arsenal, £5.5m) -- Dengan absennya Saliba, Cristhian Mosquera hampir dipastikan memulai musim berpasangan dengan Gabriel di jantung pertahanan Arsenal. Karena Gabriel dipatok £8.0m lebih mahal, alhasil Mosquera jadi pilihan tanpa perlu pikir panjang bagi manajer yang ingin akses ke pemain bertahan Arsenal dengan harga lebih murah.
Nilai tambahnya: ia bisa bermain di posisi CB maupun RB, sehingga tetap punya jalur menit bermain bahkan setelah Saliba pulih, mengurangi risiko rotasi dibanding bek £5.5m lain yang posisinya kurang fleksibel.
Trai Hume (Sunderland, £4.5m) -- Hume diturunkan sebagai right winger di empat laga uji coba terakhirnya, dan sudah mencatat satu gol serta satu assist, termasuk gol ke gawang Lens. Bahkan dalam dua laga pramusim terakhirnya ia mencetak dua gol beruntun, semakin memperkuat posisinya di skema tim.
Sunderland membuka musim away ke Ipswich dengan tingkat kesulitan fixture (FDR) hanya 1.0, salah satu yang paling ringan di seluruh liga untuk pekan pembuka. Rangkaian fixture pembuka juga relatif ramah: Ipswich, Fulham, Brentford, Brighton, Bournemouth, Leeds, dan Coventry.
Midfielder
Bruno Fernandes (Man United, £12.0m) -- Setelah torehan 235 poin musim lalu, Bruno Fernandes adalah pilihan yang nyaris wajib, sekaligus kandidat kuat kapten untuk GW1 dan GW2. Ia memegang tugas sebagian besar bola mati Manchester United, seperti penalti, tendangan bebas, hingga sepak pojok. Menit bermain penuh sebagai starter tak tergantikan, menjadikannya gelandang premium paling aman.
Manchester United punya jadwal pembuka terbaik: away ke Hull City di GW1 sebelum menjamu Ipswich Town di GW2. Dua laga beruntun lawan tim promosi membuat Bruno jadi salah satu opsi kapten alternatif terkuat selain Erling Haaland.
Bryan Mbeumo (Man United, £8.0m) -- Bryan Mbeumo mencatatkan tiga gol dan satu assist dalam tiga starter terakhirnya di pramusim. Catatan itu membuatnya saat ini dinilai lebih baik dari Matheus Cunha untuk mengisi peran di lini serang tim. Memasang dua aset Man United cukup masuk akal mengingat kualitas jadwa mereka pada dua GW awal.
Risikonya tetap ada persaingan posisi dengan Amad Diallo dan Cunha. Tapi performa pramusimnya membuat Mbeumo layak jadi starter GW1 dengan potensi double-digit haul di laga sekelas Hull.
Christos Tzolis (Arsenal, £6.5m) -- Tzolis jadi salah satu bintang pramusim Arsenal, mencatat dua assist dalam satu laga hingga totalnya jadi enam assist pramusim. Dan yang lebih penting buat status startingnya, ia tercatat "diproyeksikan memulai Gameweek 1 di sisi kiri serangan Arsenal."
Laga kandang GW1 melawan Coventry City adalah salah satu fixture paling menggiurkan untuk aset serangan Arsenal. Kombinasi lawan lemah plus status starter yang mulai terkonfirmasi membuat Tzolis punya jalur realistis menuju assist atau gol di debutnya.
Pascal Groß (Brighton, £5.5m) -- Pascal Groß tetap menjadi poros utama skema Brighton. Kombinasi delivery set piece, kreativitas peluang, dan tugas penalti membuatnya jadi budget enabler luar biasa untuk GW1.
Jadwal kandang lawan Aston Villa yang baru pulang dari jeda internasional memberi peluang bagus untuk Brighton mendapat clean sheet sekaligus poin serangan dari Groß.
Forward
Erling Haaland (Man City, £15.5m) -- Erling Haaland dipatok £15.5m setelah mencetak 27 gol dan 8 assist di Premier League musim lalu, dengan total 239 poin FPL. Ia adalah pencetak poin tertinggi setelah 6 gameweek pertama di keempat musimnya bersama City, rata-rata mencetak 9 gol dan 61.3 poin pada periode itu.
Lawan GW1 adalah laga kandang melawan Bournemouth, menjadi jadwal ideal City untuk untuk memulai musim. Dengan rekam jejak historis kuat pada pekan-pekan awal musim, Haaland tetap jadi pilihan kapten favorit meski harganya rekor termahal sepanjang sejarah FPL.
João Pedro (Chelsea, £7.5m) -- Setelah mencetak 7 gol pramusim di bawah Xabi Alonso dan dengan Chelsea absen dari kompetisi Eropa musim ini, João Pedro adalah pilihan ideal berdasarkan harganya. Dia mencetak 15 gol Premier League musim lalu dan berpotensi diuntungkan bermain di skema yang lebih ofensif.
Jadwal away ke Fulham pada GW1 cukup berimbang, tapi dengan tanpa distraksi Eropa dan kepercayaan penuh dari manajer baru, JoPed jadi salah satu forward mid-price paling menarik musim ini.
Dominic Calvert-Lewin (Leeds, £6.0m) -- Dengan lima keterlibatan gol di pramusim dan 14 gol liga musim lalu, Dominic Calvert-Lewin adalah opsi terbaik penyerang di kelas budget £6.0m. Dia bersaing dengan nama-nama seperti Brian Brobbey (Sunderland) dan Evanilson (Bournemouth) di harga yang sama.
Laga away ke Nottingham Forest pada GW1 bukan yang termudah. Tapi sebagai penyerang tunggal andalan Leeds dengan tugas penalti, dia tetap punya banyak jalur untuk mencetak poin.
Cadangan
Selain 11 pemain utama, tentunya belum lengkap jika tak disertakan empat pemain di bangku cadangan. Berikut beberapa opsi nama untuk keempat slot bangku cadangan menyesuaikan budget tersisa:
Alex Palmer (GK, Ipswich Town, £4.0m) – Palmer memulai tiga laga pramusim pertama Ipswich, menjadikannya salah satu dari sedikit opsi kiper £4.0m yang benar-benar berpotensi jadi starter reguler musim ini, sesuatu yang jarang ditemukan di harga segitu.
Bobby Thomas (Coventry, £4.0m) – Rata-rata CBIT 8.6 per 90 menit, dan tiga gol plus empat assist musim lalu menunjukkan ancaman serangan yang lebih baik dibanding bek promosi lain.
Jacob Greaves (DF, Ipswich, £4.0m) -- Rata-rata 9.6 aksi clearance/block/intersep/tekel (CBIT) per 90 menit di Divisi Championship musim lalu, berpotensi jadi salah satu aset terbaik untuk meraup poin defensive contribution (defcon) musim ini.
Matt Crooks (MF, Hull City, £4.5m) -- Diproyeksikan starter reguler Hull baik oleh RotoWire maupun Starting11.com, salah satu dari sedikit opsi gelandang £4.5m yang benar-benar berpeluang mendapat menit penuh musim ini.
Kapten dan Wakil Kapten
Urusan kapten selalu jadi keputusan paling menegangkan tiap pekan. Salah pilih, poin lenyap dua kali lipat. Untuk GW1 musim ini, sebenarnya papan atas relatif jelas, tapi ada beberapa nama yang layak dipertimbangkan tergantung selera risiko masing-masing manajer.
Erling Haaland (C)
Haaland dipatok £15.5m musim ini setelah mencatat 27 gol dan 8 assist Premier League musim lalu, dengan total 239 poin FPL. Membuatnya makin sulit diabaikan sebagai kapten GW1 adalah rekam jejak historisnya di pekan-pekan pembuka: ia adalah pencetak poin tertinggi setelah enam gameweek pertama di keempat musimnya bersama Manchester City, rata-rata mencetak 9 gol dan 61,3 poin dalam periode tersebut. Dengan lawan GW1 di kandang melawan Bournemouth, Haaland praktis jadi kapten default bagi mayoritas manajer musim ini.
Bruno Fernandes (VC)
Bruno Fernandes adalah pilihan wakil kapten, atau justru menjadi kapten jika tak memiliki Haaland. Bruno tetap memegang tugas penalti, corner, dan free-kick di Manchester United, dengan status starter tak tergantikan yang membuatnya jadi gelandang premium paling aman di papan. Faktor jadwal juga mendukung. Manchester United punya rangkaian fixture pembuka terbaik di liga, away ke Hull City di GW1 sebelum menjamu Ipswich Town di GW2. Kombinasi tugas set piece plus lawan dua tim promosi membuat Bruno realistis jadi kapten alternatif.
Nah, bagaimana dengan skuad pilihanmu. Kecermatan memilih para pemain akan menentukan langkahmu dalam beberapa gameweek ke depan. Salam panah hijau!
