Kategori: Cerita

Gulir ke bawah untuk selengkapnya

Mewajarkan Tingkah Laku Suporter Koln di Stadion Emirates

Köln memiliki kelompok ultras bernama WH96. Kelompok itu merupakan yang terbesar dan masih eksis mendukung Koln sejak 1996.

Main di Liga Europa? Tak Perlu Kecewa, Arsenal

Tradisi itu akhirnya terputus sudah. Setelah rutin tampil di Liga Champions dalam 20 tahun terakhir, untuk pertama kalinya di musim 2017/2018 ini, Arsenal akan tampil di Liga Europa. Haruskah suporter Arsenal bersedih akan hal ini? Tidak perlu

Segala Hal yang Perlu Kalian Ketahui Tentang Lemparan ke Dalam

Meski sederhana, lemparan ke dalam tidak boleh dilakukan secara sembarangan, ada aturan baku yang mengikat.

Invasi Suporter, di Antara Rasa Kesal dan Sanksi yang Menghantui

Rasa kecewa dan kesal yang berkecamuk, seperti halnya rasa bahagia, bisa mewujud menjadi berbagai macam hal. Salah satu wujud dari rasa kecewa dan rasa kesal itu adalah invasi suporter ke dalam lapangan

Menanti Kesebelasan Jebolan Perserikatan Kembali Ramaikan Divisi Teratas Indonesia

Menantikan kiprah enam tim legendaris Indonesia di babak 16 besar Liga 2.

Julian Nagelsmann, Anak Gawang, dan Masa Depan yang Cerah

Pertandingan antara TSG 1899 Hoffenheim dan Bayern Muenchen yang dihelat pada Sabtu (9/9/2017), lebih dari sekadar sebuah rekor yang tak terpatahkan. Di baliknya, ada sebuah anak gawang yang menjadi jalan menuju masa depan yang cerah

Arena Pertempuran Baru Cagliari Dibuat Hanya dalam 127 Hari

Sardegna Arena pun dipastikan akan menjadi tempat pertempuran baru Cagliari setidaknya dalam empat musim ke depan.

Cinta Wenger Pada Arsenal Buat Ia Yakin Tolak Tawaran Manchester United

Kecintaan Arsene Wenger kepada Arsenal menjadi satu-satunya alasan ia untuk menolak pinangan Manchester United.

Menjadi Suporter Qarabag dan APOEL untuk Sekejap Saja

Drawing Liga Champions 2017/2018 sudah usai. Bagi APOEL FC dan Qarabag, hasil drawing Liga Champions mungkin adalah sesuatu yang menakutkan sekaligus memberikan berkah tersendiri.

Cahaya Slamet Nurcahyo di Usia Senja

Karier Slamet Nurcahyo sempat tenggalam, kemudian bangkit lagi saat membela Madura United.