Oktober Jadi Maraton Persib dan Ujian Kedalaman Skuad

Oktober Jadi Maraton Persib dan Ujian Kedalaman Skuad
Font size:

Oktober bakal menjadi bulan yang padat dan penuh tantangan untuk Persib Bandung karena akan memainkan tujuh pertandingan di tiga kompetisi berbeda. Setelah jeda internasional, Maung Bandung akan bermain di Super League, AFC Champions League Two (ACL Two) dan ASEAN Club Championship.

Tantangan langsung dihadapi Pangeran Biru pada awal Oktober. Tiga pertandingan harus dimainkan dalam enam hari, sehingga waktu untuk pemulihan kondisi pemain menjadi terbatas. Pada 8 Oktober, Persib akan bertamu ke markas Port FC. Tiga hari berselang mereka menjamu Dewa United, lalu pada 14 Oktober menghadapi The Cong-Viettel di Bandung.

Tidak berhenti di situ, Persib juga akan kembali bertemu jadwal yang sangat rapat di akhir Oktober. Ada dua laga yang memiliki jarak dua hari saja. Pada 26 Oktober, tim asuhan Igor Tolic akan melakoni laga tandang melawan Garudayaksa FC. Kemudian pada 28 Oktober mereka akan menjamu tim Australia, Melbourne Victory.

Dengan jadwal yang sangat rapat, kebugaran menjadi salah satu faktor penting bagi Persib. Apalagi ada dua periode di mana jarak antarpertandingan sangat singkat, sehingga waktu untuk pemulihan kondisi fisik pemain menjadi sangat terbatas. Selain kesiapan fisik, kedalaman skuad Persib pun bakal diuji pada Oktober. Per 25 September 2026, Pangeran Biru memiliki 27 pemain dalam skuadnya.

Namun apakah itu sudah cukup? Mengingat pada Oktober saja Persib bakal memainkan tujuh pertandingan sekaligus. Jumlah pemain dan kedalaman skuad adalah dua hal yang berbeda. Jumlah pemain yang banyak belum tentu menggambarkan kedalaman skuad yang merata di setiap posisi.

Pertama adalah pos penjaga gawang. Saat ini, Persib hanya memiliki tiga pemain untuk mengisi pos tersebut. Ada Teja Paku Alam, Fitrah Maulana dan Rhaka Bilhuda. Teja menjadi tembok kokoh di musim lalu dengan mencatatkan 22 kali clean sheet, sehingga menjadi kandidat kuat untuk kembali menjadi pilihan utama. 

Selain Teja, Persib masih memiliki Fitrah dan Rhaka sebagai pelapis. Namun, pengalaman keduanya masih terbatas dibandingkan dengan Teja. Musim lalu, Fitrah hanya tampil sebanyak dua kali dengan catatan satu kali clean sheet dan kebobolan. Sementara itu, Rhaka sama sekali belum mendapat kesempatan bermain. Kondisi tersebut perlu diperhatikan karena kedalaman skuad yang merata sangat penting ketika melakukan rotasi pemain untuk menyiasati jadwal pertandingan yang padat.

Selain kiper, yang menjadi sorotan adalah posisi bek kiri. Selain Eliano Reijnders, sebenarnya ada beberapa pemain yang bisa mengisi pos tersebut, yakni Ikhwan Tanamal dan Sandy Walsh. Namun dari ketiganya, tidak ada satu pun yang bek kiri murni. Memang di satu sisi fleksibilitas cukup menguntungkan tim. Tetapi di sisi lain, Persib tentu tetap membutuhkan bek kiri natural ketika harus melakukan rotasi untuk menyiasati jadwal yang sangat padat.

Kondisi serupa terjadi di lini depan. Persib memang memiliki beberapa pemain yang bisa dipasang sebagai penyerang. Namun, pilihan untuk posisi penyerang tengah tidak sebanyak pemain di lini depan lainnya. Hanya ada Balsa Sekulic yang berposisi asli sebagai ujung tombak. Memang ada dua nama lain yang bisa mengisi pos tersebut, yakni Mariano Peralta dan Uilliam Barros. Namun, karena lebih sering beroperasi di sektor sayap, karakter permainan keduanya berbeda dengan penyerang tengah murni.

Secara jumlah, Persib memiliki skuad yang cukup besar. Namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah secara kedalaman sudah merata di semua posisi? Persib sendiri sudah tidak bisa menambah pemain di Super League karena periode pendaftaran sudah ditutup pada 23 September 2026. Namun, peluang menambah pemain masih terbuka di kompetisi Asia. Persib masih bisa menambah tiga pemain selama tidak melebihi kuota yang ditentukan dan mendaftarkannya paling lambat 31 Oktober 2026.

Oktober bukan hanya menjadi bulan yang sangat sibuk. Rangkaian tujuh pertandingan bakal menjadi ujian nyata bagi kedalaman skuad Maung Bandung, terutama jika tidak ada tambahan pemain.  

Jadwal Persib Oktober 2026

8 Oktober 2026 - Port FC vs Persib (ASEAN Club Championship)

11 Oktober 2026 - Persib vs Dewa United (Super League)

14 Oktober 2026 - Persib vs The Cong-Viettel (ACL Two)

18 Oktober 2026 - Persib vs Persik Kediri (Super League)

22 Oktober 2026 - Madura United vs Persib (Super League)

26 Oktober 2026 - Garudayaksa FC vs Persib (Super League)

28 Oktober 2026 - Persib vs Melbourne Victory (ACL Two)

 


Pandit Sharing oleh: Filza Fitriadhi (Instagram: @filzafitriadhi)

Timnas Juara, Barangkali Kita Tidak Sedang Merayakan Sepak Bola
Artikel sebelumnya Timnas Juara, Barangkali Kita Tidak Sedang Merayakan Sepak Bola
SCOUT PICKS GAMEWEEK 6 PANDIT FPL X HOOLIGANS
Artikel selanjutnya SCOUT PICKS GAMEWEEK 6 PANDIT FPL X HOOLIGANS
Artikel Terkait