Kategori: Cerita

Gulir ke bawah untuk selengkapnya

Eden Hazard di Antara Messi dan Ronaldo

Benarkah Eden Hazard lebih baik ketimbang Cristiano Ronaldo? Wenger, sih, ga setuju. Tapi Zidane setuju.

Membaca Manuver-manuver Watford

Kick-off Liga Primer Inggris tinggal menunggu hari. Rasa optimisme tiap-tiap peserta kompetisi...

Joey Barton dan Sebuah Kisah di Drama Korea

Musim lalu, Nicklas Bendtner memposting foto dirinya yang tengah berlatih. Menurut media Inggris, ini dilakukan untuk menunjukkan kepada kesebelasan lain bahwa dirinya masih fit dan siap untuk berlaga. Kala itu, Bendtner berstatus free transfer karena kon

Sepak Terjang Monchi di Bursa Transfer yang Membangkitkan Sevilla

Keputusan Sevilla untuk memperpanjang kontrak Monchi jauh lebih baik dibandingkan dengan keputusan transfer manapun.

Laporan dari Jakarta: AS Roma Pun Bete....

Bayangkan, setelah menjalani perjalanan sekitar tujuh jam Australia-Indonesia kemudian mereka harus tertahan di ruangan Imigrasi selama dua jam. otomatis skuat Roma merasakan kelelahan diiringi rasa kecewa ditambah lima pemain pentingnya itu terpaksa bata

Peraturan-peraturan yang Mengokohkan Keuangan Bundesliga

Membicarakan sepakbola Jerman buka melulu tentang adidaya Bayern Munich ataupun Piala Dunia 2014, tetapi juga tentang regulasi sisem keuangan yang terbukti efektif menopang klub-klub yang berkompetisi dalam Bundesliga.

Pedro, Chicken Wings dan Saatnya Mencari Pengalaman Baru

Orang-orang terhipnotis dengan kemasyhuran trio Messi, Neymar dan Suarez yang telah memproklamirkan...

Episode Baru dari Kisah Klan Ayew dalam Sepakbola

Kisah klan Ayew di Marseille memang sudah berakhir. Namun ternyata kisah tersebut selesai untuk memberi jalan bagi cerita baru.

Masa Depan Højbjerg di Bayern Munich Ada di Tangannya Sendiri

Eks bintang sepakbola negaranya dan Pep Guardiola sudah percaya. Sukses atau tidak, semua tergantung Højbjerg seorang.

Gervinho dan (Persoalan) Visa yang Menjadi Laten

Urusan visa kunjungan Gervinho dan empat pemain lainnya yang terhambat pun memaksa seluruh skuat Roma harus menunggu lama sekitar dua jam di bandara. Padahal mereka baru saja menyelesaikan perjalanan Australia-Indonesia yang memakan waktu sekitar tujuh ja