Kategori: Cerita

Gulir ke bawah untuk selengkapnya

Dari Tenda Pengungsian, Menuju Manchester United

Usianya masih 19 tahun. Karir sepakbolanya pun belum terlalu mentereng. Jauh dari kota kelahirannya di sebuah kota bernama Kakuma (Kenya), ia baru dua musim meniti karir sebagai pesepakbola profesional di A-League, kompetisi tertinggi liga Australia. Ia a

Di Bench Itu, Jarum Jam Tak Kedengaran Lagi....

Lima menit setelah tendangan penalti Achmad Jufriyanto menembus gawang Persipura, saya melihat bench...

Cara Bertahan Hidup di Serie A à la Udinese

Beberapa nama cukup memungkinkan dijual dengan harga cukup menguntungkan bagi Zebra Kecil. Selain itu patut ditunggu juga pemain-pemain dari kesebelasan seperti apa yang akan didatangkan Udinese pada jendela transfer dalam waktu dekat.

Inzaghi, Mihajlovic dan Alienasi Sepakbola Milan

Milan memang tak sedang berada dalam kondisi yang baik. Sejak ditinggal oleh para penggawanya pada...

"Sekarang Dengarkan Instruksi Javier!"

Seorang pemimpin di semua tingkat usia yang sudah menguasai satu seni dengan sangat baik dipaksa menjadi pribadi baru ... dan ia bersedia.

Perbedaan antara Pallister vs Keane dan Ibra vs Van der Vaart

Beberapa pemain seperti Gary Pallister dan Roy Keane cukup dewasa menghadapi masalah pribadi. Zlatan Ibrahimovic dan Rafael van der Vaart tidak begitu adanya.

Trio MSN dan Kesebelasan-kesebelasan Lainnya

Cuneyt Cakir telah meniup peluitnya di Berlin tepat setelah gol dari Neymar ke gawang Gianluigi...

Rakiti? dan Arti Penting Penguasaan Bahasa Asing

Kemampuan menempatkan diri di tempat asing membantu Rakiti? menciptakan fondasi kuat untuk kemenangan bersejarah Barcelona di Berlin.

Mengukir Sejarah di Berlin

Untuk Juventus, final kali ini akan menjadi final kedelapan, dan mereka akan semakin menjadi pesakitan di final Eropa andai kembali gagal memenangi Liga Chmapions. Pasalnya, Juventus sejauh ini telah lima kali gagal di Final Champions. Jika mereka berhasi

Jangan Biarkan Kami Terjatuh Zenga

Jika Zenga merasa dekat dengan Kota Genoa maka ia harus tahu betul bagaimana terbang bersama Sampdoria. Nampaknya ungkapan emosional yang dikeluarkan mulutnya pun merupakan sebuah ikrar yang pernah ia pegang saat masih menjadi pemain Sampdoria.