Ketika Politik Pengaruhi Final Copa Del Rey 2015
12 Mar 2015Tidak hanya Catalunya, begitu juga dengan Basque, basis daerah Bilbao, sama-sama berpihak kepada kaum loyalis republik pada perang saudara tahun 1939-1939.
Tidak hanya Catalunya, begitu juga dengan Basque, basis daerah Bilbao, sama-sama berpihak kepada kaum loyalis republik pada perang saudara tahun 1939-1939.
Nigel Owens tampak kesal dengan ulah para pemain yang tak bisa diatur. Wasit asal Mynyddcerrig, Inggris, tersebut memperingatkan pemain Treviso, Tobias Bates, untuk tidak terus menerus memprotes keputusannya. “This is not soccer,” tegas Owens.
Suporter Wolverhampton Wanderes melakukan aksi soldaritas kepada salah seorang pendukung Watford yang menjadi korban dari bentrokan antara kedua kubu pasca pertandingan di Molineux Stadium. Salah seorang pendukung Wolves melakukan penggalangan dana untuk
Pada 10 April 1999, Komisi Kompetisi Kerjaaan Inggris, UKCC, melarang penjualan Manchester United kepada Sky Sports. Padahal, nilai yang ditawarkan Sky Sports terbilang fantastis: 625 juta pounds atau 12,3 triliun rupiah. UKCC berpandangan transaksi terse
Tembok Kuning (Yellow Wall) merupakan sebutan untuk tribun selatan markas Borussia Dortmund. Tribun ini terkenal dengan koregrafi para suporter setia Dortmund yang seringkali menunjukan aksi-aksi luar biasa.
Tak ada rasanya manajer sepakbola yang mampu menghubungkan takhayul dan sepakbola sedekat Laszlo Boloni. Jika taktik tak memberi manfaat, makan takhayul adalah jawabannya.
Keberhasilan Gandhi dalam mengubah wajah Afrika Selatan ditandai oleh hak bersuara untuk para kaum minoritas. Sepakbola, nampaknya, telah membawa Gandhi mencapai tujuan yang ia tentukan.
Menginjak usianya yang ke-79 masih menjabat Presiden FIFA sejak 1998. Dirinya pun mencalonkan kembali menjadi Presiden FIFA dengan tiga pesaing lainnya yakni Luis Figo (legenda sepakbola Portugal), Michael van Praag (Presiden KNVB Asosiasi Sepakbola Be
Usaha Arsenal untuk mempertahankan gelar trofi Piala FA masih terus berlanjut. The Gunners berhasil...
Di saat mayoritas negara Eropa mengencangkan ikat pinggang karena krisis finansial, rekor demi rekor pemecahan transfer pemain justru semakin marak pada beberapa musim terakhir ini. Bagaimana ini bisa terjadi jika kita melihat pada pertumbuhan ekonomi di