Melalui Sepakbola, Berkat Socrates
03 Oct 2017Socrates tidak langsung melakukan perubahan yang besar. Ia memiliki posisi lain di hati penggemar. Ia melakukan langkah kecil, mewakili masyarakat, dan perubahan itu terwujudkan
Socrates tidak langsung melakukan perubahan yang besar. Ia memiliki posisi lain di hati penggemar. Ia melakukan langkah kecil, mewakili masyarakat, dan perubahan itu terwujudkan
Sepakbola modern bukan lagi sekadar olahraga. Kini sepakbola sudah menjadi entitas ekonomi, kultural, dan sosial yang menguasai hajat hidup orang banyak
Banyaknya sengketa yang terjadi di dunia sepakbola Indonesia rupanya memiliki “hikmah” tersembunyi bagi Indonesia. Itu terwujud dengan dipercayanya Indonesia menjadi project percontohan FIFA bernama NDRC
Dalam olahraga sepakbola yang melibatkan 11 pemain di lapangan, diperlukan seorang pemimpin yang bisa mengatur, menenangkan, dan menjadi “kepanjangan lidah pelatih” bagi pemain lainnya, yang dalam sepakbola disebut dengan istilah “kapten”
Sejarah tim Qarabag juga akan menjadi inspirasi bagi sepakbola Azerbaijan setidaknya bagi para anak-anak Azerbaijan bahwa mereka masih bisa bermimpi menjadi pemain bola profesional meski badai menghadang
Ketika menjadi dewasa, akan ada beberapa impian yang berubah, termasuk menjadi seorang pesepakbola
Sepakbola saat ini sudah bukan lagi sekadar olahraga. Sekarang sepakbola sudah menjadi alat bisnis yang sangat menguntungkan
Jangan sampai, seorang pecinta sepakbola berlaku rasis sejak dalam pikiran apalagi perbuatan. Jujur saja, itu mengerikan
Mengingat hakikat teknologi yang nihil perasaan maupun nurani manusia, tentu tidak lucu kan kalau suatu hari nanti kita mendapati aksi rasisme/diskriminasi di tengah lapangan malah keluar dari ‘mulut’ robot/sensor/kamera alih-alih keputusan sadar seorang
Bisakah United meneruskan penampilan impresif mereka hingga akhir musim? Apakah kutukan menjelang Piala Dunia United akan berlanjut? Kita lihat saja pada Mei 2018
Ingin menulis di PanditFootball.com? Kirimkan tulisanmu ke:
sharingpandit@gmail.com
1. Lengkapi dengan biodata singkat (nama lengkap, alamat, dan pekerjaan) dan akun Twitter di bawah tulisan.
2. Minimal 650 kata, ditulis pada file Ms Word.
3. Tulisan belum pernah dipublikasikan di media apapun (blog, website, forum, dll).
4. Tambahkan alamat lengkap dan nomor HP (tidak untuk dipublikasikan).
5. Jika tidak ada balasan atau belum dimuat dalam 3 hari, berarti mohon maaf naskah anda belum dapat kami publikasi.