Setelah dua gameweek (GW) Fantasy Premier League (FPL) 2026/27, kita mulai bisa melihat siapa yang sekadar numpang lewat dan siapa yang benar-benar layak masuk radar. Harga pemain mulai bergerak, ownership mulai terbentuk, sementara kita mulai punya sampel data yang sedikit lebih masuk akal untuk membedakan antara form dan sekadar keberuntungan.
Memasuki GW3, satu pertandingan langsung mencuri perhatian: Manchester City menjamu Coventry City. FDR (Fixture Difficulty Rating) seperti ini tentu membuat Erling Haaland atau pemain menyerang Man City lain menjadi kandidat kapten yang sulit diabaikan. Bahkan mungkin untuk opsi Triple Captain (TC).
Pada GW3 kali ini, Scout Pandit FPL mencoba meracik skuad yang enggak cuma mengejar pemain dengan potensi haul, pun tetap mempertimbangkan value di setiap lini. Rayan Cherki sedang panas, Haaland tetap menjadi mesin poin yang sulit ditinggalkan, sementara beberapa nama seperti Maxim De Cuyper, Neco Williams, Kristoffer Ajer, hingga Diego Gómez menawarkan jalan berbeda bagi manajer yang ingin sedikit keluar dari template.
GOALKEEPER
Konstantinos Tzolakis (Hull City, £4.5m)
Tzolakis adalah salah satu alasan mengapa kita bisa membangun skuad yang cukup agresif di lini depan. Hull memulai musim dengan dua clean sheet beruntun, dan Tzolakis sudah mengumpulkan 20 poin dari dua pertandingan. Pada kemenangan 1-0 atas Coventry, ia bahkan membuat tiga penyelamatan dan mendapatkan bonus. Jadi ini bukan sekadar pemilihan kiper £4.5m berdasarkan fixture; ada bukti bahwa Hull benar-benar mampu menjaga gawangnya.
Risikonya tentu ada. Lawan kali ini adalah Aston Villa, sehingga clean-sheet probability Hull jauh lebih rendah dibanding Man City atau Brentford. Tapi, Tzolakis memberi kombinasi harga + keamanan menit + performa yang sangat sulit ditolak. Ownership masih rendah dibanding kiper template, sehingga jika Hull kembali clean-sheet, upside rank-nya cukup besar. Model FPL juga mencatat Tzolakis sebagai pemain £4.5m dengan reliabilitas menit yang tinggi.
DEFENDER
Maxim De Cuyper (Brighton, £4.7m)
De Cuyper adalah salah satu pick yang paling menarik untuk GW3. Ia memang baru saja mengalami pertandingan buruk melawan Chelsea, mencetak -2 poin, tapi sebelumnya menghasilkan 27 poin di GW1. Yang lebih penting, dia tetap bermain 90 menit dan Brighton menghadapi Leeds di kandang pada GW3. Harga De Cuyper juga sudah naik menjadi £4.7m akibat tingginya arus transfer masuk, indikasi bahwa pasar FPL masih melihat peran dan prospek jangka pendeknya secara positif.
Sebagai defender £4.7m yang dipasang sebagai pemain sayap, dia menawarkan kombinasi yang bagus antara clean-sheet potential, attacking involvement dan minutes security. Brighton-Leeds memiliki estimasi xGA sekitar 1.18 untuk tuan rumah, jauh lebih baik daripada banyak pertandingan lain di GW3.
Neco Williams (Nottingham Forest, £5.0m)
Neco Williams merupakan pick yang lebih menarik daripada sekadar melihat angka clean-sheet. Ia sudah bermain 180 menit dalam dua pertandingan, tercatat sebagai starter dalam proyeksi GW3, dan sejauh ini mengoleksi 8 poin dengan satu assist. Statistik awalnya juga menunjukkan 0.24 xG (expected goal) dan 0.15 xA (expected assist), sehingga ada sedikit ancaman attacking return di samping potensi defensive points.
Fixture melawan Tottenham Hotspur di City Ground juga cukup menarik. Proyeksi FFIQ memberikan Neco sekitar 4.2 poin untuk GW3, dengan Spurs menjadi salah satu fixture yang dianggap relatif bersahabat. Kepemilikannya sekitar 8.7%, sehingga dia tidak lagi menjadi differential ekstrem, tetapi masih cukup rendah untuk memberikan keuntungan apabila Forest clean-sheet atau Neco kembali mencatat attacking return.
Kristoffer Ajer (Brentford, £4.5m)
Ajer adalah salah satu value pick paling menarik di Scout Picks kali ini. Dia sudah bermain 180 menit, mengoleksi 11 poin, satu clean-sheet dan memiliki statistik defensive contributions (DefCon) yang sangat bagus. Pada GW2 melawan Leeds Unite, Ajer menghasilkan 14 DefCon dan tetap bermain penuh 90 menit.
Brentford juga mendapatkan salah satu fixture terbaik GW3: melawan Sunderland di kandang. Model fixture memberikan Brentford sekitar 45% peluang clean-sheet, urutan kedua di GW3 hanya di bawah Manchester City. Ownership Ajer hanya sekitar 4.5%, sementara net transfer-nya sedang positif, sehingga dia sekaligus menjadi value pick dan differential yang cukup sehat.
MIDFIELDER
Rayan Cherki (Manchester City, £7.7m)
Tidak ada pemain yang lebih wajib dipertimbangkan daripada Cherki di GW3. Ia mencetak dua gol melawan Crystal Palace setelah sebelumnya membuat dua assist pada GW1. Hasilnya: 22 poin dari dua pertandingan. Dia saat ini bahkan berada di posisi kedua total poin FPL. Data resmi The Scout mencatat Cherki telah mencapai 22 poin dibanding 15 Haaland. Lebih penting lagi, ia mendapatkan 935 ribu+ ownership baru menjelang GW3.
Fixture melawan Coventry City di Etihad yang membuatnya semakin menarik. Cherki sekarang bukan lagi differential. Harga £7.7m masih sangat murah dibanding premium midfielder lain, sementara role-nya memberi jalur poin melalui gol, assist dan bonus. Bahkan The Scout secara eksplisit menyebutnya sebagai alternatif kapten yang serius untuk Erling Haaland GW3.
Bukayo Saka (Arsenal, £9.5m)
Saka masuk bukan karena melawan Chelsea merupakan fixture ideal, justru sebaliknya. Ini salah satu alasan mengapa dia sedikit lebih berisiko dibanding Cherki. Tetapi performanya menunjukkan Saka kembali menjadi pemain yang memiliki banyak jalur menuju poin. Ia mencetak masing-masing satu gol saat Arsenal memenangkan dua pertandingan awal.
Saka masih menarik meski lawannya Chelsea karena Arsenal bermain di kandang. Dia memiliki potensi set-piece/penalti serta volume involvement yang tinggi. Namun dari sudut pandang GW3 murni, dia berada di bawah Cherki, Haaland, bahkan beberapa aset Liverpool. Karena itu Saka adalah hold/buy jangka menengah, pun bukan pemain yang harus dipaksakan sebagai captain.
Dominik Szoboszlai (Liverpool, £7.0m)
Szoboszlai merupakan salah satu pick yang relatif aman untuk fixture Liverpool di Ipswich. Dia bermain 90 menit pada pertandingan melawan Nottingham Forest dan sudah menghasilkan defensive contributions yang cukup tinggi, 13 pada laga tersebut, yang menjadi sangat penting dalam scoring. Ia juga tetap menjadi bagian penting dari struktur permainan Liverpool.
Harga £7.0m membuatnya sangat menarik dibandingkan premium Liverpool lainnya. Fixture Ipswich tandang memang tidak sesempurna Man City-Coventry, tetapi model clean-sheet Liverpool masih memberikan sekitar 42% peluang, sementara Ipswich memiliki estimasi xGA (Expected Goals Against) 2.47, tertinggi di GW3. Szoboszlai juga memiliki ancaman set-piece dan bonus-point potential.
Anthony Elanga (Newcastle United, £6.1m)
Elanga adalah opsi yang sangat menarik setelah dua pekan pertama haul. Dia mencetak gol melawan Liverpool dan Tottenham Hotspur dan sudah mengumpulkan 17 poin dalam dua pertandingan. Sehingga performanya bukan hanya hasil dari satu gol yang kemudian hilang dari radar.
Newcastle menghadapi Bournemouth di kandang, dan Elanga menawarkan kombinasi harga £6.1m + posisi menyerang + form + fixture yang sulit diabaikan. Harga sudah naik menjadi £6.1m, menunjukkan pasar mulai mengejarnya. Namun sebagai catatan, statusnya tidak sekuat Haaland, Saka, atau Szoboszlai dari sisi long-term minutes dan attacking hierarchy.
FORWARD
Erling Haaland (Manchester City, £15.5m)
Haaland tetap menjadi premium captaincy default GW3. Manchester City menghadapi Coventry di kandang, fixture yang secara statistik sangat menguntungkan. Model clean-sheet memberikan City probabilitas sekitar 66%, sedangkan Coventry memiliki estimasi xGA 3.50, jauh yang tertinggi di GW3. Itu merupakan indikator kuat bahwa City berpotensi mencetak banyak gol.
Haaland sudah mencetak dua gol melawan Crystal Palace dan mengumpulkan 15 poin setelah dua GW. Haaland memiliki ceiling yang sangat tinggi karena posisi striker, volume peluang dan potensi haul. Dengan kepemilikan sekitar 68–69%, dia juga merupakan shield pick atau rank killer: jika Haaland meledak dan Anda tidak memilikinya apalagi sebagai captain, rank bisa jatuh cepat.
Alexander Isak (Liverpool, £9.0m)
Isak adalah pilihan yang sedikit lebih agresif. Dia mencetak gol ketika Liverpool bermain 2-2 melawan Nottingham Forest dan bermain penuh 90 menit. Dengan harga £9.0m, dia menjadi striker premium kedua yang cukup masuk akal setelah Haaland. Liverpool juga memiliki jadwal bagus melawan Ipswich.
Alasan utama memilih Isak adalah ceiling. Liverpool berpotensi mencetak beberapa gol di pertandingan ini dan Isak merupakan kandidat utama untuk mendapatkan bagian terbesar dari peluang tersebut. Namun, dia tidak seaman Haaland karena Liverpool belum sepenuhnya menunjukkan kestabilan defensif maupun attacking hierarchy yang ideal setelah dua pekan.
Yoane Wissa (Newcastle, £6.1m)
Wissa adalah salah satu target transfer paling jelas memasuki GW3. Dia mencetak gol dalam kemenangan Newcastle atas Tottenham dan menghasilkan 12 poin dari dua pertandingan. Yang menarik, Wissa bermain 81 menit dalam pertandingan tersebut dan mendapatkan bonus; artinya dia bukan sekadar pemain £6m yang menunggu keberuntungan.
Jadwal melawan Bournemouth di St James' Park menjadikannya pilihan yang sangat menarik untuk posisi striker ketiga. Harga £6.1m membuat struktur Haaland-Isak-Wissa masih mungkin, sementara kepemilikannya baru sekitar 3–4%.
BENCH
Bart Verbruggen (GK, Brighton, £4.5m)
Verbruggen menjadi backup yang pas karena Brighton menjamu Leeds dan memiliki fixture yang cukup bagus. Ia juga hanya seharga £4.5m, sehingga struktur budget tetap sehat. Model Fantasy Forecast menempatkannya sebagai backup goalkeeper dengan grade B-, sementara model lain memberikan proyeksi sekitar 3–4 poin.
Dia tidak dijadikan starter karena Tzolakis pun memiliki matchup yang menguntungkan melawan Aston Villa di kandang. Namun Verbruggen adalah bench yang benar-benar playable, bukan goalkeeper £4.0m yang kemungkinan besar tidak tampil seperti Martin Dubravka-nya Tottenham Hotspur.
Semi Ajayi (DF, Hull City, £4.1m)
Ajayi adalah cadangan yang sangat menarik. Hull sudah membuat dua clean sheet dan Ajayi menjadi salah satu pemain dengan performa FPL terbaik di tim. Dalam kemenangan atas Coventry, ia bermain 90 menit dan mengumpulkan 6 poin; Hull secara keseluruhan sudah menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim promosi yang mudah ditembus.
Harga Ajayi juga sudah naik menjadi £4.1m, dengan arus transfer masuk yang sangat besar. Dia ditaruh di bench karena fixture melawan Aston Villa lebih sulit daripada Brentford-Sunderland atau Man City-Coventry, tetapi kalau salah satu dari tiga bek utama diragukan menjelang deadline, Ajayi adalah pemain pertama yang naik ke XI.
Diego Gómez (MF, Brighton, £5.0m)
Gómez berada di area harga yang sangat menarik untuk pemain yang diproyeksikan bench atau bahkan starter. Data terbaru menempatkannya di sekitar £5.0m dan 4,0–4,3% TSB, sehingga dia memenuhi definisi differential yang kita gunakan sebelumnya. Dalam dua pertandingan pertama, Gómez menghasilkan assist melawan Aston Villa dan Chelsea, serta bermain 175 menit.
Dia bukan sekadar bench fodder yang berharap mendapatkan 15–20 menit. Fantasy Football IQ memproyeksikan Gómez 7,4 poin untuk GW3 melawan Leeds dan 6,5 poin GW4 lawan Coventry. Statistiknya mencapai 0,56 xG + 0,65 xA, atau sekitar 0,62 xGI/90. Tetapi ada catatan penting, salah satu model justru menilai underlying threat Gómez masih relatif moderat, dengan xGI/90 0,34, sehingga actual output-nya lebih tinggi daripada ekspektasi.
Oliver McBurnie (FW, Hull City, £5.5m)
McBurnie dipilih sebagai striker cadangan hidup karena dia merupakan pemain yang benar-benar mendapatkan menit. Ia bermain 90 menit dalam kemenangan Hull atas Coventry, meskipun hanya menghasilkan satu poin.
Potensi poin GW3 memang tidak terlalu tinggi karena lawannya Aston Villa, tetapi fungsi utamanya adalah jaminan menit. Dibandingkan striker £4.5–5.0m yang hanya menjadi pemain cadangan di klubnya, McBurnie memberi opsi yang jauh lebih aman jika terjadi masalah minutes play pada salah satu dari tiga striker utama.
CAPTAIN & VICE-CAPTAIN
Erling Haaland (C)
Haaland sebagai captain utama, meskipun Cherki merupakan alternatif yang sangat serius. Alasannya sederhana: Man City vs Coventry adalah kombinasi fixture + team strength + home advantage + individual ceiling yang sulit dikalahkan. Haaland sudah dua gol dari dua pertandingan dan akan bermain melawan tim dengan proyeksi xGA 3.50.
Rayan Cherki (VC)
Cherki sebagai vice-captain adalah pilihan yang masih bisa diperdebatkan, selain Saka atau Bruno Fernandes. Cherki sudah menghasilkan 22 poin dan menghadapi lawan yang sama dengan Haaland. Jika Haaland gagal menghasilkan haul tetapi City tetap mencetak banyak gol, Cherki sangat mungkin menjadi pemain yang mengambil keuntungan. The Scout sendiri memasukkan Cherki sebagai alternatif captain Haaland untuk GW3.
DIFFERENTIAL
Phil Foden (MF, Man City, £7.0m, TSB 4,7%)
Foden sejauh ini hanya dimiliki 4,7%, tetapi model GW3 menempatkannya sebagai pemain differential nomor dua berdasarkan proyeksi poin, dengan xPts 5,64 dan peluang sekitar 17% untuk mencapai haul besar. Yang membuatnya menarik tentu bukan hanya ownership: ia bermain untuk Manchester City dan melawan Coventry di kandang.
Tapi, perlu diperhatikan minutes risk. Foden tidak memiliki jaminan 90 menit. Namun, justru itu menjadikannya high-risk, high-reward differential. Jika sudah punya Cherki, tidak usah buru-buru menambah Foden karena terlalu banyak exposure ke City. Tapi jika tidak punya Cherki, Foden bisa menjadi alternatif diferensial sangat menarik.
Nathan Collins (DF, Brentford, £5.5m, TSB 2,2%)
Collins adalah differential yang menurut sangat menarik jika ingin bermain lebih konservatif. Ownership-nya hanya 2,2%, tetapi diproyeksi xPts 5,22. Proyeksi datang terutama dari komponen pertahanan: Collins mendapat 2,43 projected defensive points.
Fixture juga mendukung. Brentford menghadapi Sunderland di kandang dan merupakan salah satu tim dengan prospek clean-sheet terbaik GW3. Collins bisa menjadi alternatif Ajer jika ingin membedakan struktur. Keunggulannya adalah ownership yang jauh lebih rendah. Tapi kekurangannya adalah harga £5.5m.
Kevin Schade (MF, Brentford, £6.0m, TSB 3,7%)
Kalau ingin differential yang lebih agresif, ambil saja Schade. Ownership-nya hanya 3,7%, tetapi model memberinya xPts 4,94 dan 14% peluang mencetak 10+ poin, salah satu angka haul probability tertinggi di antara differential GW3. Komponen attacking projection-nya mencapai 2,38 poin.
Fixture Sunderland di kandang membuatnya semakin menarik. Schade tidak harus mencetak dua gol untuk menjadi pick yang sukses: satu attacking return plus bonus points sudah cukup untuk menghasilkan skor yang menguntungkan dibandingkan pemain yang dimiliki banyak manajer. Namun, Schade lebih cocok sebagai punt untuk manajer yang mengejar rank daripada sebagai transfer wajib.
Murillo (DF, Nottingham Forest, £5.5m, TSB 1,6%)
Ini adalah pure differential. Hanya 1,6% manajer yang memiliki Murillo, sementara model memberikan xPts 4,89 dan 8% peluang mencapai 10+ poin. Proyeksi pertahanannya mencapai 2,40 poin, sehingga Murillo menarik karena punya peluang mendapatkan defensive return melawan Tottenham.
Risiko utamanya adalah ceiling. Sebagai bek tengah, jalur menuju haul besar memang lebih sedikit dibandingkan full-back yang aktif menyerang. Tetapi dengan ownership 1,6%, satu clean-sheet + bonus sudah cukup untuk membuatnya menjadi pembeda yang signifikan.
Malik Thiaw (DF, Newcastle, £5.0m, TSB 1,9%)
Thiaw merupakan opsi kalau ingin mencari defender £5.0m dengan kombinasi fixture dan attacking potential. Ownership-nya hanya 1,9%, sementara diproyeksi mendapat xPts 4,83, dengan projected attack 0,84 dan defensive contribution sekitar 1,95. Peluangnya 10% untuk mencapai 10+ poin, angka cukup tinggi untuk defender differential.
Melawan Burnemouth di kandang, Newcastle memiliki peluang untuk clean-sheet sekaligus pertandingan yang cukup terbuka untuk menghasilkan defensive contributions. Thiaw juga memberikan jalur poin melalui gol/assist yang memang tidak sebesar full-back, tapi cukup untuk membuatnya menarik pada ownership hanya 1,9%.
Referensi:
https://www.premierleague.com/
https://fantasyfootballiq.app/
https://fplai.app/fpl/2026-27/deadline/gw03/
