Zidane Tersenyum Seperti Bunda Teresa, Menyeringai Seperti Pembunuh Berantai
23 Jun 2015Zidane tersenyum seperti Santa Teresa dan menyeringai seperti pembunuh berantai. Jean-Louis Murat
Zidane tersenyum seperti Santa Teresa dan menyeringai seperti pembunuh berantai. Jean-Louis Murat
Denílson yang sempat bersinar bersama Arsenal kini bermain di Timur Tengah, mengikuti jejak Denílson yang lebih tua.
Kemenangan dramatis yang berhasil digapai kesebelasan besutan Veljko Paunovic tersebut merupakan pengulangan memoar kesuksesan pada Piala Dunia U-20 1987 di Cile.
Ia tak seterkenal Steven Gerrard atau David Beckham. Namun justru sosoknya amat penting sebab dialah...
André Breitenreiter, pelatih kepala yang terdegradasi bersama Paderbon, adalah harapan baru Schalke untuk meraih prestasi.
Media menilai Nikolaos Dabizas sebagai pembelian paling cerdas Kenny Dalglish. Para pendukung Newcastle United mencintai dan mengenangnya sebagai Dewa Pertahanan. Kejadian 2 Maret 2002 membuatnya harus banyak berdoa agar dunia tidak mengingatnya sebagai s
Antonio Negri, kepada Renaud Dely and Rico Rizzitelli dari Liberation berbicara mengenai sepakbola dan perjuangan kelas.
Meskipun Inter Milan agak goyah saat di Serie A, dengan persaingan Juventus dan Roma yang begitu melesat, mereka tetaplah sebuah kesebelasan monumental di sepak bola Eropa. Prestise, tradisi dan keglamoran terkait kesebelasan ini tak bisa terbantahkan. Se
Sebagai penulis, Etgar Keret punya banyak alasan untuk marah, mengamuk atau bahkan bersikap liris....
Sebuah cerita tentang bagaimana seorang anak bertarung dengan ingatan kolektif Yahudi tentang holocaust. Sebuah pertarungan personal yang dipicu oleh sebuah sepatu (bola) bermerk Adidas. Karya Etgar Keret, pengarang kontemporer Israel.