Kategori: Cerita

Gulir ke bawah untuk selengkapnya

Hanya Zlatan yang Punya Percaya Diri Macam Ini

Paris Saint-Germain menang 1-0 atas Saint Etienne pada Minggu (25/1) lalu. Namun, bukan kemenangan itu yang mencuri perhatian, tapi kelakuan (lagi-lagi) Zlatan Ibrahimovic di atas lapangan. Kali ini, korbannya adalah Paul Baysse.

Banner untuk si Penghianat

Maka suporter manakah ketika melihat pemain pujaannya datang kembali, dengan berkostum klub rival mereka sendiri.

Permainan Ala Brasil dari Timur Tengah

Sekilas wajahnya sangat mirip dengan pemain asal Brasil, David Luiz. Jika melihat gaya...

Si Musuh Besar Italia

Penggemar sepakbola Italia di awal 2000an pasti semua mengenal sosok yang bernama Ahn Jung-Hwan. Pahlawan Korea Selatan di Piala Dunia 2002. Mantan pemain Perugia ini lahir di Paju. Dia pernah dideskripsikan sebagai �orang yang merusak sepakbola Italiaï

Suporter Celtic: Old Firm Derby Telah Tiada

Sekelompok fans Celtic melakukan tindakan ekstrim melalui sebuah iklan di koran nasional untuk membuktikan bahwa Old Firm Derby sudah berlalu. Rangers yang sekarang bukanlah Rangers yang sama dengan yang dahulu. Benarkah?

Tetap Bermain dengan Hati Walau Tak Lagi Punya Kaki

Hentikan siapa yang terbaik diantara Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo. Termasuk pro kontra David Luiz yang masuk sebagai ketegori bek terbaik di dunia. Diantara itu semua, masih ada beberapa hal yang lebih patut kita puji. Tanpa ada hinga bingar, moder

Pertandingan Ini Dilanjutkan Setelah Tertunda 100 Tahun

Jangan dulu terheran-heran dengan ditundanya laga Final Inter Island Cup (IIC) selama satu tahun. Karena terdapat laga yang lebih gila lagi tertundanya dan akhirnya dilanjutkan seratus tahun kemudian.

Infografis Kegilaan-kegilaan Eric Cantona

Julukan “Si Bengal” tampaknya memang sangat pas jika dialamatkan pada sosok Éric Daniel Pierre...

F-Side, Sisi Buas Suporter Ajax Amsterdam

Ketika mereka berteriak �Yahudi, Yahudi!� atau �Super Yahudi�, itu tentang cara membangun semangat tim dan bukan yang lain. Para pendukung mengadopsi identitas dalam semangat pembangkangan.

Rekam Jejak Kekerasan SCF, Hooligans Feyenoord

Soal gelar, Ajax boleh bangga. Soal suporter, Feyenoord sesumbar bahwa merekalah yang terbaik.