Kategori: Cerita

Gulir ke bawah untuk selengkapnya

Pemain Penting Itu Bernama Payet

Enam dari sembilan gol terakhir Marseille adalah karya Payet. Namun tugas sang pemain jauh dari kata selesai dan karenanya, ia masih dapat menggila.

Dituntut Kementerian, Steaua Bermain Tanpa Identitas

Steaua Bucharest tampil tanpa identitas kala mengalahkan CSMS Lasi 1-0. Mereka tidak menggunakan nama, warna, dan emblem di pertandingan tersebut. Pasalnya, Steaua kalah dalam persidangan yang melibatkan Kementrian Pertahanan Romania.

Cara Crouch Merayakan "Gol 19 Detik"

Usai cetak gol cepat, striker ini langsung nonton konser Kasabian satu jam selesainya laga.

Sergio Aguero dan Masa Lalu Bernama Independiente

Meskipun sudah menjadi pemain besar, namun Aguero tak lupa asal. Ia tidak lupa di mana ia dilahirkan. Tidak lupa di mana ia mulai belajar mengolah si kulit bundar. Dan tempat itu adalah sebuah klub Argentina bernama Independiente.

Ketika Spiderman Tersesat di Stadium of Light

Banyak menyelamatkan nyawa, belum tentu bisa menyelamatkan tim dari kekalahan

Dedikasi, Kata Kunci Meraih Prestasi Tertinggi

Menjadi pelatih bukanlah keputusan main-main. Ada kehidupan yang harus dikorbankan untuk meraih sukses di dunia kepelatihan.

Akankah Davies Mengikuti Jejak Bale?

Ben Davies disebut-sebut akan mengikuti jejak Bale dalam menjalani karirnya di Tottenham. Apa persamaan antara Davies dan Bale selama mereka berkarir di Tottenham?

Rahasia Henry dalam Mencetak Gol

Thierry Henry, penyerang terhebat sepanjang sejarah Arsenal, ternyata tidak berbeda dari Fred.

Dilema Dybala: Argentina Atau Italia?

Dybala adalah seorang pemain berkebangsaan Argentina, namun ternyata Antonio Conte menawarinya untuk bermain bagi timnas Italia karena dia memiliki darah keturunan Italia dari sang nenek. Lantas akan memilih bermain di negara mana Dybala?

On This Day 2003, Anak Muda Bernama Fabregas Cetak Rekor di Arsenal

Bermain di hadapan 28.161 penonton Highbury, Arsenal ketika itu mengalahkan Wolves 5-1 di ajang Piala Liga. Fabregas menjadi pencetak gol pamungkas pada menit 88, bersama Jeremie Aliadiere (24', 71'), Nwankwo Kanu (68'), dan Sylvain Wiltord (79').