Kategori: Cerita

Gulir ke bawah untuk selengkapnya

Tiga Partai Klasik Chelsea vs Manchester United di Stamford Bridge

Memastikan diri menjadi juara dengan mengalahkan United, terkejar setelah unggul tiga gol, dan kehilangan dua pemain karena kartu merah. Banyak cerita ketika Chelsea menjamu United di Stamford Bridge.

Mengapa Pemain Besar Sulit Bersinar di United?

Pemain sekelas Alexis Sanchez, Romelu Lukaku, Paul Pogba, Memphis Depay, dan Angel Di Maria tak dapat bersinar di Manchester United tapi tetap gemilang di luar Setan Merah. Apa penyebabnya?

Arthur Melo Punya DNA Barcelona

Sebelum ke Barca, Arthur ternyata sudah punya "DNA Barcelona". Banyak pihak yang menilai ia memang berpotensi menjadi suksesor Iniesta.

Terima Kasih, Tabloid BOLA

Melalui dua edisi terakhirnya ini, kepergian BOLA justru menandakan kemajuan teknologi media. Bagaimana pun BOLA akan selamanya dikenal sebagai ikon sepakbola tanah air. Terima kasih, Tabloid BOLA.

London 0 Hull 4

Album hit The Housemartins kembali mendapatkan perhatian saat Hull menang melawan West Ham, melengkapi rekor kemenangan Hull melawan kesebelasan-kesebelasan London menjadi empat: London 0 Hull 4.

Satu Lagi dari Cagliari

Tidak sedikit pihak yang membandingkan Barella dengan para legenda lapangan tengah seperti Steven Gerrard dan Marco Tardelli. Cagliari tidak akan melepasnya dengan harga murah.

Terpuruk, Bangkit, dan Membuat Kontroversi Seperti Savage

Dari terpuruk ketika dilepas Manchester United, Robbie Savage bisa bangkit dan menjadi sosok kontroversial di sepakbola Inggris.

Insiden Bola Pantai Liverpool

Mengingat kembali gol Darren Bent (Sunderland) yang memantul bola pantai merah berlogo Liverpool ke dalam gawang Liverpool, penjelasan kronologi dari pelempar bola tersebut, serta komentar-komentar dari Benítez dan Bent.

Impian Chalobah Berubah

Bermain di Watford, pulih dari cedera parah, menjalani debut di Timnas senior Inggris, memang benar-benar menjadikan karier Chalobah seolah kembali dari nol.

Man United Dipermalukan Para Pelajar

Tanggal 16 Oktober 1968, Estudiantes mampu menjadi juara Piala Intercontinental setelah mengalahkan Manchester United di final.