Arsenal Melawan United Sudah Tidak Menarik Lagi
04 Oct 2015Arsenal melawan Manchester United sudah tidak menyimpan panas dan pertaruhan gengsi yang sama. Biasa saja.
Arsenal melawan Manchester United sudah tidak menyimpan panas dan pertaruhan gengsi yang sama. Biasa saja.
Anthony Martial beruntung. Gol pada debutnya berarti banyak bagi pesepakbola kelahiran Perancis, 5 Desember 1995 ini. Sebagai seorang pemain muda yang dihargai mahal, gol tersebut menjawab keraguan sekaligus sebagai bentuk harapan bagi pendukung kesebelas
Malam 13 September 2015 memang seperti Malamnya Bonek Mania. Koreo dari tribun utara, kembang api, flare, chant-chant yang menggema di stadion, serta kemenangan yang diraih Persebaya, menyemarakkan kerinduan mereka terhadap kesebelasan yang mereka cintai.
Anda barangkali percaya kalau cuma ada dua jenis atlet di dunia ini: berbakat (insting) dan pekerja keras (teknik). Padahal semua pesepakbola yang Anda lihat saat ini, mulai dari Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, hingga Nicklas Bendtner sekalipun adalah ga
Kesalahpahaman dalam berkomunikasi memiliki daya rusak yang beragam mulai dari hal kecil semacam putus hubungan dengan pasangan, perang saudara, hingga kegagalan di bursa transfer.
Kegagalan menghidupkan yang-silam membuat kita menjadi bangsa yang tuna-ingatan, tuna-sejarah. Sekali lagi "menghidupkan", bukan "merawat", apalagi sekadar "mengelap-lap" sejarah seperti menyeka album foto yang berdebu. "
Saat memutuskan menjadi penggemar sepakbola, sudah berapa banyak pertanyaan yang begitu kuat mengguncang iman Anda? Pertanyaan-pertanyaan radikal yang terkadang membuat jantung berdegup kencang, karena Anda sendiri tidak tahu jawabannya.
Jika sepakbola Indonesia selama ini benar-benar telah terkontaminasi oleh pengaturan skor, bahkan pengaturan siapa yang menjadi juara, lalu apa bedanya saya menonton sepakbola dengan menonton Smackdown?
Jika Philip Nolan, dalam cerita "The Man Without Country", mengaku menyesal terhadap perilakunya di masa lalu -- akankah Mario Balotelli menyesal jika akhirnya berstatus sebagai "The Man Without Club"? Mungkin ini saat yang tepat bagi Balotelli untuk meng
Jika pesepakbola 38 tahun itu benar-benar gantung sepatu maka Sabtu malam nanti adalah kesempatan terakhir bagi para penggemar sepakbola secara umumnya baik selain Romanisti sekalipun untuk melihat aksi indah Totti secara nyata di depan mata