Final Piala Dunia Paling Membosankan
08 Jul 2018Minim gol, bahkan di final pun hanya terjadi satu gol. Final Piala Dunia paling membosankan dinobatkan untuk Jerman Barat melawan Argentina di Piala Dunia 1990.
Minim gol, bahkan di final pun hanya terjadi satu gol. Final Piala Dunia paling membosankan dinobatkan untuk Jerman Barat melawan Argentina di Piala Dunia 1990.
Ada kemiripan prinsip dari pengembangan pemain muda Kroasia dengan Belgia yang juga sedang memiliki generasi emas.
Kemenangan 2-0 atas Swedia mengantarkan Inggris ke semifinal Piala Dunia pertama sejak 1990. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kesuksesan memaksimalkan situasi bola mati.
Laga terakhir Peter Shilton bersama Timnas Inggris, laga ke-125-nya, diwarna blunder di perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 1990. Meski demikian, blunder itu bukan momen terburuk menurutnya.
Belgia pernah mendapatkan kekalahan menyakitkan dari Brasil di Piala Dunia 2002. Kekalahan itu sampai membuat Thomas Meunier menangis. Kini kekalahan itu telah terbalaskan, dan Meunier terlibat di dalamnya.
Jika orang-orang lebih mengingatku untuk lemparan jauhku, itu lebih baik daripada aku tak diingat sama sekali," kata Rory Delap, seorang pemain yang identik dengan lemparan jauh.
Para pemain Uruguay kini semakin tenang dalam bersikap di atas lapangan dibandingkan dengan sebelumnya. Itu terjadi berkat tempaan mental yang diberikan oleh pelatih mereka, Oscar Tabarez.
Wacana penerapan teknologi garis gawang sudah ada sejak 1999. Dari pertemuan ke pertemuan, selalu dihasilkan keputusan yang sama: penolakan terhadap teknologi; hingga akhirnya Inggris dirugikan ketiadaan teknologi...
Tak peduli menang atau kalah, kebiasaan memungut sampah tetap dilakukan oleh para pendukung Jepang dan skuatnya. Ini semua terjadi karena kuatnya budaya bersih yang dimiliki oleh masyarakat Jepang.
Dua kutukan berhasil diempaskan Inggris saat meraih kemenangan atas Kolombia di 16 besar Piala Dunia 2018.