Kategori: Cerita

Gulir ke bawah untuk selengkapnya

Cara Oscar Tabarez Membenahi Mental Uruguay

Para pemain Uruguay kini semakin tenang dalam bersikap di atas lapangan dibandingkan dengan sebelumnya. Itu terjadi berkat tempaan mental yang diberikan oleh pelatih mereka, Oscar Tabarez.

Jalan Panjang Melewati Garis Gawang

Wacana penerapan teknologi garis gawang sudah ada sejak 1999. Dari pertemuan ke pertemuan, selalu dihasilkan keputusan yang sama: penolakan terhadap teknologi; hingga akhirnya Inggris dirugikan ketiadaan teknologi...

Menang atau Kalah, Tetap Pungut Sampah

Tak peduli menang atau kalah, kebiasaan memungut sampah tetap dilakukan oleh para pendukung Jepang dan skuatnya. Ini semua terjadi karena kuatnya budaya bersih yang dimiliki oleh masyarakat Jepang.

Jalan Panjang Inggris Mengakhiri Kutukan Adu Penalti

Dua kutukan berhasil diempaskan Inggris saat meraih kemenangan atas Kolombia di 16 besar Piala Dunia 2018.

Kebersaamaan Swedia, Bukan Keberuntungan

Cap beruntung rasanya sudah bisa mulai dibuang jauh-jauh dari Swedia. Keberhasilan lolos ke perempat final membuktikan bahwa mereka lebih dari sekadar tim penggembira di Piala Dunia 2018.

Sebut Nama Bergkamp Sepuluh Kali!

Gol indah Dennis Bergkamp ke gawang Argentina menjadi abadi bukan karena golnya itu saja, tapi karena suara komentator yang saking terkesimanya, sampai menyebut nama "Dennis Bergkamp" hingga 10 kali!

Inggris Tak Lagi Takut Hantu Adu Penalti

Inggris punya pengalaman buruk ketika harus menjalani adu penalti di sebuah turnamen besar. Namun pengalaman buruk itu berhasil mereka jadikan pelajaran untuk bisa lebih baik di masa kini.

Tsubasa yang Hadir di Rostov Arena

Perjuangan yang ditunjukkan Belgia untuk meraih kemenangan dari Jepang, mirip dengan kisah-kisah heroik dalam serial Captain Tsubasa.

Tak Ada Coutinho, Neymar Pun Jadi

Dari pertandingan ke pertandingan Neymar tampak semakin siap dan mantap. Jika memang kecenderungannya benar demikian, tak akan mengejutkan jika penampilan terbaiknya dia tampilkan di partai puncak.

Kota Tuan Rumah Piala Dunia Tersunyi

Kaliningard total hanya menggelar empat laga Piala Dunia 2018, namun jumlah itu rasanya sudah cukup untuk menambahkan sisi historis dari kota yang telah berdiri sejak 2 Juli 1255 ini.